Minggu, 19 Juli 2026

Waspada Penipuan Berkedok Minyak Goreng Murah, Polisi Randuagung Lumajang Ungkap Modusnya

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Minyak goreng murah di Randuagung Probolinggo  (Tiktok @Masemase)
Minyak goreng murah di Randuagung Probolinggo (Tiktok @Masemase)

 SketsaNusantara.id - Warga Desa Salak, Kecamatan Randuagung, Lumajang, berbondong-bondong mendatangi sebuah acara yang menawarkan minyak goreng murah seharga Rp10.000 per botol. 

Namun, warga yang antusias harus kecewa dan kebingungan lantaran adanya syarat yang tak biasa yakni wajib menunjukkan KTP dan mengunduh aplikasi DANA.

Acara yang dipromotori oleh beberapa orang yang diduga berasal dari luar desa ini sontak menimbulkan keramaian dan kecurigaan. 

Baca Juga: UIN KHAS Jember Gelar PBAK 2025: Teladani Spiritualitas Kiai Haji Achmad Siddiq Melalui Sholat Berjamaah

Namun banyak juga warga yang mengeluh karena tidak bisa mendapatkan minyak goreng murah tersebut.

Selain kecewa, beberapa warga mengaku diminta menunjukkan KTP dan mengunduh aplikasi DANA di ponsel mereka.

Dalam video amatir dari akun tiktok @Mase mase tersebut menunjukkan video yang memperlihatkan peristiwa petugas yang menjual minyak goreng kemasan yang umumnya dijual Rp 18.000 hingga Rp 25.000 perliter ditawarkan hanya Rp 7.000-Rp 10.000.

Baca Juga: Dukungan Investor Asing pada IKN Menguat, Anhui China Siap Perluas Investasi di Perumahan dan Infrastruktur

Kecurigaan warga semakin kuat setelah ada dugaan bahwa data pribadi yang mereka berikan akan disalahgunakan.

Pihak kepolisian dari Polsek Randuagung yang menerima laporan dari warga langsung mendatangi lokasi.

Polisi kemudian datang dan membubarkan kerumunan masyarakat dan mengamankan beberapa orang yang terlibat pada pelaku dugaan penipuan berkedok tebus murah minyak goreng tersebut.

Baca Juga: Dinas Pariwisata  dan Kebudayaan Sediakan Paket Wisata Gratis untuk Ribuan Kafilah yang Bakal Berkompetisi di Jember

Kapolsek Randuagung, Iptu Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

"Kami masih mendalami kasus ini. Dugaan sementara, ini adalah modus penipuan dengan memanfaatkan kebutuhan masyarakat akan minyak goreng murah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @Masemase

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X