KPK menyebut kasus dugaan korupsi distribusi bansos di Kemensos ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya.
Indikasi praktik serupa mendorong penyidik memperluas proses hukum. Dugaan kuat menunjukkan bahwa pola penyimpangan tidak berhenti pada satu kasus saja, melainkan berulang dalam program bantuan pemerintah.
Skandal korupsi bansos di Kemensos bukanlah hal baru. Pada 2020, KPK mengusut kasus suap pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek.
Perkara itu menyeret mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, yang kemudian divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara.
Setelah itu, pengusutan berlanjut ke kasus penyaluran bansos beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di periode 2020–2021. Penyidikan ini diumumkan pada 15 Maret 2023.
Kemudian pada 26 Juni 2024, KPK kembali mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan bansos presiden yang diperuntukkan bagi penanganan COVID-19 di Jabodetabek. Kasus tersebut menambah daftar panjang penyimpangan dalam program bantuan sosial pemerintah.
Kini, dengan temuan terbaru yang nilainya mencapai Rp200 miliar, KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Kemensos.
Meski beberapa nama telah disebut, publik masih menunggu pengumuman resmi identitas tersangka.
Proses hukum yang sedang berjalan akan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan adanya penambahan pihak yang terjerat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Sritex, Ada Mantan Bos Bank BJB hingga Bank Jateng, Kerugian Capai Rp1 Triliun?
Peran 8 Tersangka Kasus Korupsi Sritex yang Rugikan Negara Rp1 Triliun, Ini Tugas Eks Direktur Utama Bank BJB
Fantastis! Kekayaan Dirut BJB Yuddy Renaldi, Tersangka Kasus Korupsi PT Sritex, Meningkat Rp12 M tiap Tahun!
Apa Arti Geen Straf Zonder Schuld? Asas Hukum yang Disebut Mahfud MD, Kritik Vonis Tom Lembong Terkait Kasus Korupsi Impor Gula yang Dinilai Janggal
Ferry Irwandi Kembali Soroti Putusan Vonis Tom Lembong dalam Kasus Korupsi Importasi Gula, Singgung Soal Maladministrasi