Minggu, 19 Juli 2026

Persimpangan Argopuro Resmi Ditutup Permanen, Ini Hasil Evaluasi Dishub Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:26 WIB
Perempatan simpang Argopuro resmi ditutup permanen. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Perempatan simpang Argopuro resmi ditutup permanen. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

Pertama, area median di lokasi tersebut diminta untuk dijadikan taman kota, mirip dengan median jalan lainnya di Jember. Forum telah sepakat untuk memberikan ruang sekitar 10–12 meter sebagai jalur buka-tutup darurat.

Baca Juga: Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara

Jalur tersebut nantinya hanya akan diaktifkan saat acara besar seperti Tajemtra, JFC, dan event besar lain. "Kunci pengoperasiannya bakal dipegang oleh Dinas Perhubungan dan Satlantas," terangnya.

Rekomendasi kedua berkaitan dengan penataan titik putar balik atau U-turn. David menilai bahwa posisi U-turn yang ada saat ini tidak ideal. Sebab, di satu lokasi, jaraknya terlalu dekat sementara di lokasi lain terlalu jauh.

Oleh karena itu, perlu diadakan kajian ulang untuk memperlancar arus kendaraan dan mencegah kemacetan di satu sisi.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur

Menurut David, putar balik bisa dilakukan dari kedua arah. Artinya, lokasi untuk dua arah kendaraan tidak seharusnya berada di tempat yang sama.

"U-turn nantinya akan dibuat untuk dua arah. Kendaraan dari timur bisa memutar ke timur dan dari barat bisa memutar ke barat dengan pemisah yang jelas. Jadi tidak akan ada penumpukan kendaraan di satu titik," jelasnya.

Di samping itu, forum mendorong untuk memasang cermin cembung di area bekas perempatan Argopuro.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi

Tujuannya agar pengendara tetap dapat melihat kendaraan yang datang dari Jalan Gajah Mada maupun Jalan Hayam Wuruk.

Selain itu, pita kejut juga direncanakan akan dipasang di jalan tersebut sebagai peringatan bagi pengendara untuk tetap waspada meskipun hanya ada lampu kuning tanda hati-hati.

Langkah teknis lain yang dibahas meliputi penertiban parkir di wilayah Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Gajah Mada.

Nantinya, akan ada peninjauan berkelanjutan mengenai manajemen lalu lintas oleh Forum LLAJ Jember.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X