“Biasanya di KBRI ada upacara bendera dulu. Setelah itu, WNI berkumpul dan makan masakan khas nusantara bersama-sama,” kata Suster Olga, biarawati asal Indonesia yang telah tinggal di Kenya lebih dari 27 tahun.
Peringatan Hari Ulang Tahun Indonesia rasanya belum lengkap tanpa perlombaan khas kemerdekaan.
KBRI Nairobi tak ketinggalan juga untuk menggelar rangkaian lomba seperti bulu tangkis, voli sarung, balap ular naga, hingga tenis meja dan dart yang
semakin menambah semarak. Sebagai penutup, medley lagu perjuangan dan “Rayuan Pulau Kelapa” berkumandang, mempererat kebersamaan seluruh peserta.
Melalui perayaan HUT RI ke-80 ini, KBRI Nairobi menegaskan komitmennya hadir untuk WNI di Kenya, tidak hanya dalam bentuk pelayanan, tetapi juga menjaga semangat nasionalisme dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kejadian Tak Terduga Bendera Terbalik saat HUT ke-80 RI di Surabaya dan Mamasa, Ini SOP yang Dilakukan Paskibraka jika Terjadi Kendala saat Upacara
Cetak Dua Sejarah Baru, Listrik Bandealit dan Penerbangan Jember–Jakarta
Tiga Guru Jombang Ikuti Upacara HUT Rl di Gedung Negara Grahadi
Gempa Poso 17 Agustus 2025, Gereja Jemaat Elim Rusak, Puluhan Luka-Luka, Warga Panik dan Pemerintah Imbau Waspada Susulan