Kepala Dusun Mojosongo, Bapak Abdurrahman, menambahkan pesan penuh makna.
“Mangan dongkele gedhang, klambi sak onoke. Jek soro jaman biyen,” katanya, mengingatkan warga agar tidak melupakan kesederhanaan dan perjuangan masa lalu.
Baca Juga: Detik-Detik Pengukuhan Paskibraka Nasional 2025 di Istana Negara Jelang Upacara HUT ke-80 RI
Suasana semakin hangat ketika acara ditutup doa oleh Bapak Manasiful Anam, lalu warga bersama-sama menikmati tumpeng dan nasi kotak. Anak-anak berlarian dengan gembira, sementara para orang tua bercengkerama dalam suasana penuh persaudaraan.
Malam tirakatan ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahim, menumbuhkan rasa syukur, dan memperkokoh keguyuban warga RW 08 Mojosongo.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Royalti Lagu Indonesia Raya dan Tanah Airku Jadi Polemik, PSSI Protes, Istana Akui Perlu Aturan Baru agar Tidak Timbulkan Masalah
Megawati Kenang Jadi Paskibraka 1963, Kini Saksikan 76 Anggota Dikukuhkan untuk Bertugas di HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Jakarta