SketsaNusantara.id - Sebagai langkah awal dalam misi pengabdian lintas batas negara, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas dr. Soebandi (UDS) 2025 resmi memulai rangkaian kegiatan di Kampung Melayu Batu 13, Sungai Buloh, Malaysia.
Dengan semangat memperkenalkan UDS di tingkat internasional, serta mempererat hubungan antarnegara melalui aksi nyata di masyarakat, kegiatan perdana bertajuk “Medical Check-Up & Makan Bakso Bersama” dilaksanakan dengan antusias dan penuh kesan positif.
Mahasiswa yang tergabung dalam tim berasal dari lintas program studi, mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, serta Teknologi Laboratorium Medis (TLM) yang bersinergi membentuk tim multidisiplin, membawa semangat kolaboratif, dan menjadi wajah representatif UDS di tingkat internasional.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UNEJ Sosialisasikan Program PROTEKSI untuk Atasi Hama Lalat Buah di Desa Locare
Kegiatan ini dimulai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat sekitar.
Dengan standar pemeriksaan yang mengedepankan akurasi dan empati, mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan melakukan pengecekan tekanan darah, TLM menangani pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat, sementara mahasiswa Farmasi memberikan edukasi pasca pemeriksaan.
Tak kalah penting, tim dari FEB menangani registrasi peserta secara profesional, mendokumentasikan data penting yang dapat dijadikan dasar tindak lanjut program kesehatan kedepan.
Pendekatan yang dilakukan bukan hanya berbasis pelayanan, tetapi juga edukasi masyarakat, memperkenalkan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit tidak menular serta gaya hidup preventif.
Ini merupakan cerminan misi UDS sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat global.
Dalam kesempatan ini, Tim KKN Internasional juga memperkenalkan dua produk inovatif hasil karya mahasiswa UDS:
1. Nutridrink
Minuman serbuk bernutrisi berbahan dasar ekstrak temulawak dan varian ekstrak bayam merah. Produk ini dikembangkan sebagai solusi alternatif untuk pemenuhan gizi harian berbasis bahan alami Indonesia.
Artikel Terkait
Jumbo Tembus 10 Juta Penonton, Siap Pecahkan Rekor dan Geser KKN di Desa Penari dari Puncak Box Office
UGM Bentuk Komite Etik untuk Christiano Tarigan, Status Mahasiswa Dibekukan dan Izin KKN Ditarik
Detik-Detik Balon Pelepasan KKN Meledak di Udara, Suasana Haru Seketika Berubah Jadi Panik: Kayaknya Sengaja Ditembakin, deh!
Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Kolaboratif, Bupati Jember Gus Fawait Beri Banyak PR
Beri Sambutan pada Penerjunan Mahasiswa KKN Kolaboratif, Gus Fawait Sebut Bandara Notohadinegoro Segera Aktif dengan 2 Rute Penerbangan ini
Dari Penerjunan Menuju Aksi Nyata, Mahasiswa KKN UMD UNEJ Mulai Susun Program Pengabdian di Desa Locare Bondowoso