Minggu, 19 Juli 2026

Serba-Serbi Demo Pati Core, Momen Kocak Ibu-Ibu Rewang hingga Karangan Bunga untuk Bupati Sadewo, Pawang Hujan Ikut Turun Gunung Bikin Netizen Salfok

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:15 WIB
Momen unik Demo Pati Core, emak-emak rewang, menyumbang makanan sukarela hingga pawang hujan ikut turun gunung, dukung aksi unjuk rasa desak Bupati Sadewo mundur setelah naikkan pajak PBB (Instagram/lambegosiip)
Momen unik Demo Pati Core, emak-emak rewang, menyumbang makanan sukarela hingga pawang hujan ikut turun gunung, dukung aksi unjuk rasa desak Bupati Sadewo mundur setelah naikkan pajak PBB (Instagram/lambegosiip)

Aksi ini dilakukan sebagai ungkapan kekecewaan masyarakat terhadap Bupati Sadewo yang sewenang-wenang menaikkan pajak dan tak mendengar aspirasi rakyatnya.

Baca Juga: 5 Fakta Demo Pati 13 Agustus 2025, Tuntut Bupati Sudewo Mundur, Donasi Warga hingga Bendera One Piece di Tengah Aksi Massa 

6. Spanduk dan Karangan Bunga Sindiran untuk Bupati Sadewo

Yang tak kalah menarik publik adalah karangan bunga yang menghiasi Pendopo Pati yang berisi sindiran untuk Sadewo.

Beberapa di antaranya bertuliskan desakan untuk Bupati Pati mundur dari jabatannya, bahkan "ultimatum" untuk Partai Gerindra yang mengusung Sadewo di Pilkada 2024 lalu.

"HAI SADEWO. Pati butuh pemimpin bukan Penindas," begitulah yang tertulis dalam salah satu karangan bunga.

Baca Juga: Tanggapi Aksi Demo Pati 13 Agustus yang Tuntut Sudewo Mundur, Neneng Rosdiyana: Jadi Rambu Kuning Buat... 

"Pak Presiden Prabowo, pecat Bupati Pati atau Warga Jateng boikot Partai Gerindra. Lawan Bupati Preman, Arogan, Pembohong, Penipu Rakyat!" begitulah yang tertulis dalam salah satu spanduk yang dipasang di sekitar alun-alun Pati.

Bahkan bupati Pati juga disebut-sebut sebagai sengkuni, tokoh antagonis dalam epos Mahabrata yang dianggap sebagai pengkhianat yang menipu dan menindas rakyatnya.

7. Massa Pukul Mundur Bupati Sadewo saat Minta Maaf pada Warga

Sadewo sempat menemui warga di tengah aksi demo. Berada dalam mobil polisi, Bupati Pati menyampaikan permintaan maaf serta berjanji akan menjalankan tugasnya dengan baik.

Bukan apresiasi atau tepuk tangan, Bupati Pati justru dilempari massa hingga aparat kepolisian melindungi Sadewo dengan perisai.

"Bupati Pati dengan gagah berani muncul di depan pendemo, tapi akibatnya.. kok aku puas ya? Apakah diriku jahat," komentar @dennysirregar yang memposting video Bupati Pati yang dilempari warganya saat menyampaikan permintaan maaf.

"Mau kau bupati, walikota, gubernur, pejabat-pejabat liat ini kalo rakyat udah marah, jabatanmu gak ada artinya," komentar warganet.

"Jangan salahkan rakyat ngamuk, kalo aspirasi gak didengar. Sudah diperingatkan malah nantang, pejabat semena-mena kaya gini gak patut dilindungi," sindir warganet lainnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @lambegosiip

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X