“Perlu saya sampaikan juga masih ada yang mencoba memelintir juga kemarin bahwa ‘Pak Jokowi kemarin sudah dipanggil tapi kok sakit kemudian tidak hadir,’ gitu kan?” ujar Yakup Hasibuan kepada awak media di Mapolresta Solo pada 23 Juli 2025 lalu.
Yakup menjelaskan, alasan ketidakhadiran Jokowi adalah karena adanya agenda resmi yang tidak dapat ditinggalkan.
Menurutnya, pihaknya telah mengirim surat resmi untuk meminta penundaan pemeriksaan.
“Di sini saya sampaikan dengan tegas bahwa memang Pak Jokowi sudah dipanggil kemarin untuk hadir, namun kami juga bersurat secara resmi untuk meminta penundaan karena memang Pak Jokowi sudah ada kegiatan agenda yang tidak dapat ditinggalkan,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa Jokowi memang sedang dalam masa pemulihan kesehatan. Namun, pihaknya tidak pernah menyampaikan secara resmi bahwa alasan ketidakhadiran murni karena sakit.
“Faktanya memang kan beliau masih dalam pemulihan, namun kita tidak pernah menyatakan secara resmi bahwa beliau karena sakit tidak bisa hadir,” ucap Yakup.
Dengan penjelasan tersebut, proses pemeriksaan terhadap Jokowi dalam kasus dugaan ijazah palsu tetap berlanjut sesuai agenda penyidik.
Sementara itu, para klien Khozinudin juga mengambil langkah penundaan pemeriksaan melalui prosedur resmi yang telah diatur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Profil Sofian Effendi, Eks Rektor UGM yang Angkat Bicara Soal Kasus Ijazah Jokowi, Pernah Jadi Staf Ahli B.J Habibie
Jam Berapa Jokowi Diperiksa soal Dugaan Ijazah Palsu? Penasehat Hukum Ungkap Lokasi, Saksi, dan Dokumen yang Dibawa
Jokowi Hadir di Reuni Alumni UGM Fakultas Kehutanan Angkatan 80, Singgung Klaim Ijazah Palsu dan Kasmudjo
Sebut Ada Pihak yang Adu Domba SBY dan Jokowi, Demokrat Jawab Isu Keterlibatan 'Partai Biru' pada Kasus Tuduhan Ijazah Palsu
Ijazah Ditahan Kampus Binus Gara-Gara Adiknya Nyenggol Kamera Kampus Sampai Rusak, Influencer Jinju Diminta Ganti Rugi Rp10 Juta