Kiai yang juga Mustasyar PCNU Jombang ini menambahkan agar nikmat kemerdekaan bisa langgeng, harus diisi dengan hal-hal yang positif. "Makanya harus rukun dan cerdas dengan semua masyarakat, sehingga bisa menikmati kemerdekaan ini," imbuhnya.
Kiai muda yang akrab disapa Mbah Bolong ini juga mengajak jamaah terus tekun beribadah. "Tapi tidak hanya syariat saja, tapi juga harus hati-hati dari segi tariqat-nya," pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian papan nama NU untuk mushola dan masjid di Desa Kedawong dan Desa Kwaron. Doa penutup dipimpin KH lmam Muchit.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Verifikasi Faktual Calon Pahlawan Nasional KH M Yusuf Hasyim, TP2GP Datangi Tebuireng
Ternyata 17 Agustus 1945 Dipilih atas Petunjuk Kyai NU: Peran KH Hasyim Asy’ari dalam Momen Sakral Kemerdekaan yang Jarang Diketahui
HUT ke-80 RI Jadi Momen Mengingat Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari yang Mengguncang Surabaya pada 10 November 1945