Untuk memastikan keberlanjutan program, IFG dan anggota holding memberikan dukungan melalui bantuan TJSL. Pendampingan juga akan terus dilakukan agar dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari proyek dapat meningkat.
Berdasarkan pengukuran dampak sebelumnya menggunakan metode Social Return on Investment (SROI), program ini memperoleh skor SROI sebesar 4,99. Nilai dampak ekonomis bersih tercatat Rp1,63 miliar dengan penerima manfaat langsung sebanyak 325 orang dan penerima manfaat tidak langsung sebanyak 3.356 orang.
Proyek-proyek sosial yang dilaksanakan meliputi capacity building seperti literasi pengelolaan keuangan, tata kelola kepustakaan, kewirausahaan, content creator, pemasaran digital, keterampilan penjualan, pengembangan karier, kepemimpinan, serta edukasi kesehatan.
IFG juga memberikan bantuan fisik berupa peralatan usaha untuk UMKM, sarana mitigasi bencana, penyediaan air bersih, dan fasilitas penerangan.
“Kindness to Progress adalah salah satu program Creating Shared Value yang kami jalankan,” tutup Rizal.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
IFG dan Jasindo Lindungi Ribuan Hektare Sawah, Kunci Baru Pemerintah Wujudkan Kemandirian Pangan
IFG Ramaikan Job Fair Kemnaker 2025: Ribuan Peluang Kerja dan Komitmen Bangun Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Liburan Tenang Bersama IFG: Proteksi Perjalanan, Kesehatan, dan Transportasi Hadir di Ujung Jari
IFG Salurkan 138 Hewan Kurban Idul Adha 1446 H: Solidaritas Sosial dan Spiritualitas Masyarakat Melalui Program TJSL
IFG Bicara ESG dan Masa Depan Ekonomi Indonesia, Ini Sorotan dari Konferensi Nasional Akuntan Manajemen IAMI di Jakarta