"Untuk pengadaan termasuk Google Cloud ini, itu pasti pada pucuk pimpinannya tertingginya. NM (Nadiem Makarim) nanti pada waktunya kita akan minta keterangan," kata Asep pada Kamis 31 Juli 2025 silam.
Selain Nadiem, KPK juga telah memanggil sejumlah nama lain yang diduga mengetahui detail proyek.
Mereka yang telah diperiksa antara lain mantan Staf Khusus Menteri, Fiona Handayani.
Selain itu, penyidik juga memeriksa dua mantan petinggi GoTo, yakni Melissa Siska Juminto dan Andre Soelistyo.
Lembaga antirasuah masih terus menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Meski begitu, hingga kini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.
Dengan nilai proyek yang sangat besar dan jejak digital yang bisa ditelusuri, kasus ini menjadi salah satu perhatian utama di sektor pendidikan dan teknologi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Akui Bingung Mengapa Pengadaan Laptop Pada Eranya Menjadi Skandal Dugaan Korupsi: Saya Lahir dan Dibesarkan di Keluarga Anti Korupsi...
Bantah Tak Kabur! Nadiem Makarim Hadir Pada Pemeriksaan di Kejagung Atas Dugaan Korupsi Rp 9,9 Triliun, Ungkap Beberapa Bantahan
Nadiem Makarim Penuhi Panggilan Kejagung Atas Dugaan Keterlibatan Korupsi Rp 9,9 Triliun, PUKAT UGM Ungkap Apa yang Akan Terungkap
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook Senilai Rp 9,9 Miliar Makin Memanas, Nadiem Makarim Dicegah ke Luar Negeri
Kejagung Ungkap Alasan Pencegahan Nadiem Makarim ke Luar Negeri, Permudah Penelusuran Kasus Chromebook?