Selain itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak gampang termakan isu-isu simpang siur yang tidak jelas sumbernya. Jika turun hujan dengan intensitas tinggi, warga yang tinggal di sekitar sungai-sungai berhulu dari puncak gunung, seperti di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, hingga Nawakote, diminta waspada terhadap potensi banjir lahar.
Untuk yang terdampak hujan abu, disarankan mengenakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya gangguan pernapasan akibat partikel abu vulkanik yang terbawa angin.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPBD NTT) dan satuan penanggulangan bencana setempat untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan terkini.
Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera juga aktif memberikan update terbaru mengenai kondisi gunung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur
Sempat Panik Putrinya Terjebak Erupsi Gunung Lewotobi, Hetty Koes Endang: Punya Feeling Sampai Tak Bisa Tidur
Agus Gigit Jari! Sesumbar Akan Somasi Denny Sumargo cs, Buntut Uang Donasi Dialihkan ke Korban Bencana Lewotobi
4 Fakta Gunung Lewotobi di Flores NTT yang Tengah Erupsi, Dijuluki Gunung Kembar hingga Jadi Simbol Suami Istri
Media Asing Soroti Gunung Lewotobi Laki-Laki yang Kembali Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 10 Km, Warga Selandia Baru Ikut Kena Dampaknya