SketsaNusantara.id - Krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jember belum juga mereda.
Hingga hari keempat, hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember masih dipadati oleh antrean yang semakin mengular panjang.
Fenomena kelangkaan BBM di Jember ini jarang terjadi. Disinyalir krisis ini disebabkan karena penutupan jalur Gumitir Jember-Banyuwangi.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sebut 79 Tangki BBM Dari Malang dan Surabaya Meluncur ke Jember
Langkanya BBM di Jember ini berdampak besar bagi masyarakat, terlebih pekerja ojek online yang setiap harinya menggunakan kendaraan untuk menjemput rezekinya.
Hal ini menyebabkan banyak pekerja ojek online yang terpaksa menolak pesanan yang masuk, karena tak lagi memiliki BBM untuk menjalankan kendaraannya.
Sulitnya mendapat pengemudi ojek online ini dialami salah satu wargga Jember.
Dalam unggahan di akun Tiktok miliknya, ia menceritakan saat dirinya kesulitan mendapat pengemudi ojek online untuk mengantarkannya ke Rumah Sakit.
Ia harus merasakan ditolak berkali-kali oleh pengemudi ojek online, sampai akhirnya ada satu pengemudi ojek online yang mau mengantarkannya.
"Alhamdulillah tadi malam ada 1 grab yg akhirnya mau nerima orderan kami ke IGD setelah beberapa kali dicancel driver, bisa dimaklumi mungkin khawatir kehabisan bensin di jalan," tulisnya, dikutip dari akun Tiktok Bunda Auni.
Warga Jember itu sangat menyadari bahwa krisis BBM yang kini tengah melanda Kota Suwar-suwir ini berdampak pada banyak hal.
Terlebih dunia medis yang sangat membutuhkan BBM untuk beraktivitas, seperti mobil ambulans.
Artikel Terkait
Atasi Kelangkaan BBM di Jember, Gus Fawait Terapkan WFH dan Sekolah Online Mulai Hari Ini
Ikut Antri BBM di SPBU Bangsalsari Jember, Seorang Bocah Perempuan Histeris Cari Orang Tuanya, Netizen: Salfok Endingnya
Tak Hanya Jember! Warganet Soroti Antrean Panjang Sejumlah SPBU di Lumajang, Ikut Kena Imbas Krisis BBM Imbas Keterlambatan Distribusi dari Pertamina
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Stok dan Distribusi BBM Aman dari Pertamina, Bupati Situbondo Mas Rio: Masyarakat Jangan Sampai Panic Buying!