Minggu, 19 Juli 2026

Tengkulak di Jember Jual BBM Eceran Hingga Rp35 Ribu Imbas Kelangkaan, Legislator Fraksi Golkar Amanah Minta Tindak Tegas

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 Juli 2025 | 19:10 WIB
Ahmad Birbik Munajil Hayat Anggota Fraksi Golkar Amanah DPRD Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Ahmad Birbik Munajil Hayat Anggota Fraksi Golkar Amanah DPRD Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Jember membuat dampak yang besar, apalagi diperparah dengan adanya tengkulak yang memanfaatkan kondisi ini.

Sebab, banyak sekali tengkulak yang ada di Jember dengan sengaja menjual BBM dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya.

Fenomena ini mendapatkan respon dari Anggota Fraksi Golongan Karya (Golkar) Amanah DPRD Jember, Ahmad Birbik Munajil Hayat yang meminta Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengambil sikap tegas.

Baca Juga: Pastikan Pelayanan Kesehatan Aman! Bupati Jember Gus Fawait Minta Mobil Ambulan saat Isi BBM Diprioritaskan

"Kami menerima laporan dari bawah, bahwa adanya tengkulak dengan sengaja melakukan menjual harga BBM lebih tinggi dari biasanya," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa, 29 Juli 2025.

Ia menyampaikan, modus yang digunakan oleh tengkulak dengan mengantre BBM dan menjualnya kembali dengan harga tinggi.

"Jadi oknum ini bolak balik antre BBM, kemudian menjual secara ecera dengan harga mencapai Rp30-RP35 ribu per liternya," tuturnya.

Baca Juga: Ambil Langkah Urai Penumpukan Antrean Pengendara, Pertamina Tambahkan 100 Persen Lebih Pasokan BBM ke Jember

Kondisi ini jika tidak diambil tindakan, maka akan berdampak besar bagi masyarakat Jember. Khususnya mereka yang membutuhkan BBM untuk mencari nafkah.

"Ini sangat berpengaruh, apalagi masyarakat yang sangat membutuhkan tidak bisa bekerja dan membuat ekonomi mereka terganggu," tegas Gus Birbik.

"Maka kami berharap kepada Pemerintah Daerah, untuk mengambil sikap tegas dan melakukan deteksi hingga level bawah agar persoalan seperti ini tidak terjadi," pungkasnya.

Baca Juga: 6 Raperda Dikebut, Bapemperda DPRD Jember Targetkan Selesai Akhir Tahun 2025

Politisi Golkar ini pun menyampaikan, dampak dari adanya tengkulak yang memanfaatkan momen kelangkaan BBM ini pasti akan merugikan banyak pihak dan juga menyebabkan tersendatnya perputaran ekonomi.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan persoalan tengkulak ini memang tidak bisa dihindari tetapi juga tidak bisa dibiarkan juga.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X