SketsaNusantara.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur memasuki hari kedua.
Pemilik kendaraan yang ingin mengisi BBM harus antri hingga ratusan meter dari SPBU.
Kondisi terbaru antrian BBM di Jember ini dibagikan akun Instagram @jemberawesome pada Minggu, 27 Juli 2025.
Kelangkaan yang terjadi sejak Sabtu, 26 Juli 2025 ini terjadi di banyak SPBU di Jember, termasuk yang berada jauh dari pusat kota.
Antrian mengular terlihat di sejumlah SPBU di Jember.
“Di antaranya SPBU Jenggawah, SPBU Ahmad Yani, SPBU Jubung, SPBU Kreongan, SPBU Tegal Besar, SPBU Bangsalsari, SPBU Kencong, SPBU Mayang, SPBU Pakusari dan SPBU Tempurejo,” tulis akun @jemberawesome yang dikutip SketsaNusantara.id
Baca Juga: Kelangkaan Bahan Bakar Terjadi di Sejumlah Titik, PT Pertamina di Jember Buka Suara
Dari foto dan video yang dibagikan, antrian khususnya kendaraan roda 2 terlihat hingga memenuhi ruas jalan.
Salah satu antrian BBM yang cukup parah terjadi di SPBU Jalan Ahmad Yani atau SPBU Tembakan.
“Dari polres sampai ke Pom, ke Pom Ahmad Yani Tembakan, ini yang antri,” ujar seorang pria dalam salah satu video yang berasal dari warganet tersebut.
Antrian yang diperkirakan mencapai 300 meter ini juga terjadi di SPBU Kaliwates yang berada di Jalan Gajah Mada, Jember.
Artikel Terkait
Ambisi Besar! Bupati Mas Rio Siapkan Master Plan Pengembangan Pariwisata Menuju Situbondo Naik Kelas
Ancaman AI Kian Nyata: Deepfake Picu Kekerasan Digital ke Perempuan, Kasus Melejit sejak 2019
Iklan Properti Murah di Facebook Berujung Bencana, 77 Orang Kehilangan Uang Rp4 Miliar
Difoto Pegang 2 Karung Beras, Dapatnya Cuma 1: Warga Desa Ini Bongkar Dugaan Main Curang Bantuan Sosial
65 Ribu Pegawai Disorot, Seskab dan Menkumham Sepakat soal Reformasi Layanan Publik
Dokter Tirta Mengaku Sebagai Rojali, Apa Itu? Istilah Viral untuk Pengunjung Mall, Diduga Dampak dari Situasi Ekonomi
Viral Aksi Pencurian di Salah Satu Minimarket di Jember, Modus 4 Terduga Pelaku, Pura-pura Jadi Pembeli
Bukan Sekadar Bersih-Bersih: Program BRI dan Sungai Watch Ini Mampu Kurangi Emisi 9,79 Ton CO2 dari Sungai di Denpasar