Mauidhoh hasanah disampaikan oleh Dr. KH. Abdul Kholiq Hasan, M.H., dari Tambakberas. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung kisah sahabat Nabi, Khalid bin Walid, yang dikenal sebagai panglima perang yang tak terkalahkan karena keberkahannya membawa beberapa helai rambut Rasulullah.
“Acara ini menjadi salah satu jalan untuk ngalap barokah dari KH. Hasyim Asy’ari, KH. Adlan Aly, dan para masyayikh yang kita haul pada malam ini,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada hadirin agar tetap teguh dalam tradisi dan nilai-nilai ke-NU-an. “Kita lahir dari rahim NU, tumbuh dalam lingkungan NU, semoga kita wafat dalam keadaan NU dan dikumpulkan bersama para muassis NU. Aamiin,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan mahallul qiyam oleh Jam’iyyah Sholawat Kubah Ireng dan doa khidmat yang dipimpin KH. Nur Hadi (Mbah Bolong). Acara berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan, memperkuat simpul spiritualitas warga Cukir dalam balutan tradisi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Heboh! Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil Disorak Jamaah Saat Haul Mbah Priok, Geram Karena Apa?
Dari Halaqah Haul 1 Tahun Cak Anam, Pertanyakan Masuknya Wahabi di Struktur Pengurus PCNU Jombang
Viral Surat Undangan Haul dan Hari Santri, Diduga Pakai Kop dan Stempel Kementrian Desa, Netizen: Istrinya Calon Bupati Serang
Viral Jamaah Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di Solo Ditarik Tarif Parkir 100 Ribu: Kalau Menginap Bisa Tembus 200 Ribu
Gus Yahya Ungkap Warisan Berharga KH Ali Maksum: Haul ke-36 Mengenang Sosok Guru NU Legendaris