Hery menegaskan, dengan pendekatan universal banking, BRI optimistis jaringan AgenBRILink akan terus menjadi ujung tombak layanan keuangan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
“BRI optimistis AgenBRILink dapat menciptakan peluang usaha bagi masyarakat setempat. Bahkan, ke depan AgenBRILink diharapkan terus menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal, BRI juga terus memperkuat kesiapan para agen di lapangan. Bahkan, di masa libur panjang pun, jaringan ini tetap hadir melayani masyarakat dengan berbagai kebutuhan transaksi.
Jaringan AgenBRILink kini tidak hanya menjadi saluran layanan perbankan, tetapi juga bagian penting dari ekosistem ekonomi lokal.
Dengan capaian Rp843 triliun dalam 6 bulan, jaringan ini menunjukkan bagaimana perbankan bisa hadir hingga ke pelosok negeri dengan tetap memberdayakan masyarakat sekitar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Mengenal Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo, Klaster Tanaman Hias Binaan BRI di Kota Batu yang Berdayakan 98 Keluarga Lewat Program Klasterku Hidupku
Kisah Supplier Ikan Pemasok Program MBG Berhasil Kembangkan Usaha Berkat KUR BRI
UMKM Naik Kelas Lewat Cara Tak Biasa, BRI Lakukan Pendampingan hingga Puluhan Ribu Peserta
Wealth Management BRI Catat Kinerja Melesat, Raih Best Private Bank Indonesia di Singapura Berkat Layanan Premium Inovatif
BRI Cetak Rekor Baru, Pembiayaan Berkelanjutan Tembus Rp796 Triliun, Terbesar di Indonesia