Minggu, 19 Juli 2026

UMKM Naik Kelas Lewat Cara Tak Biasa, BRI Lakukan Pendampingan hingga Puluhan Ribu Peserta

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 13 Juli 2025 | 17:46 WIB
Dukungan BRI untuk UMKM. (Dok. BRI)
Dukungan BRI untuk UMKM. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian nasional. Kontribusi mereka mendorong pertumbuhan ekonomi dari lapisan paling bawah.

Berbagai pihak terus berupaya memperkuat sektor ini melalui pembiayaan, pelatihan, hingga pembentukan ekosistem usaha yang lebih baik. Salah satunya dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

BRI memiliki komitmen memperluas akses dan nilai tambah bagi pelaku UMKM. Upaya ini diwujudkan melalui program Klasterku Hidupku, sebuah inisiatif berbasis komunitas. Hingga Juni 2025, tercatat 41.217 klaster usaha telah terbentuk di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Kisah Supplier Ikan Pemasok Program MBG Berhasil Kembangkan Usaha Berkat KUR BRI

Program ini membentuk kelompok usaha berdasarkan sektor, lokasi, dan kedekatan sosial para pelaku usaha. Melalui pendekatan ini, BRI ingin menciptakan ekosistem produktif dan berkelanjutan bagi UMKM.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya dengan memberikan modal usaha, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya, sehingga UMKM dapat terus tumbuh dan semakin tangguh.”

Baca Juga: Mengenal Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo, Klaster Tanaman Hias Binaan BRI di Kota Batu yang Berdayakan 98 Keluarga Lewat Program Klasterku Hidupku

Sebanyak 82,19 persen klaster berasal dari segmen produksi dan 17,81 persen dari non-produksi. Sementara itu, bidang usaha yang paling dominan adalah pertanian dengan 47,63 persen. Disusul industri 30,02 persen, perdagangan 10,78 persen, perikanan 7,97 persen, jasa 2,99 persen, pariwisata 0,74 persen, dan lainnya 0,06 persen.

Selain pembentukan klaster, BRI juga mendorong inklusi keuangan. Dari total anggota klaster, 84,1 persen telah memiliki rekening di BRI.

Mereka juga mendapat pelatihan literasi keuangan sebanyak 2.035 sesi, serta bantuan sarana produksi sebanyak 548 unit.

Baca Juga: Lewat CASA dan Digitalisasi, BRI Bukukan Dana Murah Rp934 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Tak hanya itu, lebih dari 170 ribu anggota klaster sudah memperoleh akses pembiayaan hingga pertengahan 2025. Hal ini menunjukkan semakin luasnya jangkauan permodalan bagi pelaku usaha mikro.

BRI juga melengkapi program Klasterku Hidupku dengan inisiatif lain seperti Desa BRILiaN, Rumah BUMN, LinkUMKM, dan PARI. Semua program ini bertujuan mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, BRI berharap klaster-klaster usaha yang telah terbentuk dapat menjadi inspirasi bagi UMKM di daerah lain. Seperti disampaikan Hery, “Harapannya, pelaku usaha yang berhasil tumbuh melalui program ini dapat menjadi inspirasi dan role model bagi UMKM di daerah lain.”

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X