Minggu, 19 Juli 2026

Analis Rekomendasikan BBRI dengan Proyeksi Kenaikan Saham, Program Koperasi Desa Dinilai Jadi Katalis Penting di Tengah Transformasi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 21 Juli 2025 | 10:19 WIB
- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang akan diluncurkan Pemerintah pada 19 Juli 2025 dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap prospek saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Dok. BRI)
- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang akan diluncurkan Pemerintah pada 19 Juli 2025 dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap prospek saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Potensi pertumbuhan ekonomi di sektor mikro kembali menjadi sorotan menjelang peluncuran Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh pemerintah pada 19 Juli 2025.

Program ini dinilai akan menjadi katalis penting bagi kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, khususnya dalam memperkuat penetrasi keuangan di pedesaan.

Dalam riset terbaru yang dirilis Indo Premier Sekuritas pada 11 Juli 2025, analis mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham BBRI dengan target harga Rp4.700 per saham.

Baca Juga: Marak Modus Baru Penipuan Digital, BRI Peringatkan Nasabah untuk Tidak Klik Tautan Palsu

Angka ini mencerminkan potensi kenaikan sekitar 21,1% dari harga penutupan sebelumnya di level Rp3.880.

Indo Premier menilai bahwa implementasi KDMP akan memperluas pembiayaan BRI di sektor mikro, yang selama ini menjadi kekuatan utama perseroan.

Program KDMP sendiri menargetkan pembentukan hingga 80.000 koperasi desa dengan estimasi kebutuhan pembiayaan sekitar Rp3 miliar per koperasi.

Baca Juga: BRI Hadirkan Konser FUNTAZTIC.LY, Kolaborasi Musik Lintas Generasi dan Pengalaman Digital Lewat BRImo

“Skema pembiayaan KDMP yang mengandalkan skema KUR akan memperkuat kontribusi BRI di sektor mikro. Dengan manajemen risiko yang tepat, margin keuntungan tetap menarik, sementara eksposur risiko dapat diminimalisir melalui penjaminan pemerintah,” tulis analis Indo Premier dalam laporan tersebut.

Selain itu, riset juga menyebutkan bahwa KDMP membuka peluang bagi BRI untuk melakukan cross-selling layanan seperti tabungan, virtual account, hingga layanan digital lainnya.

Penyaluran kredit ke koperasi desa diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan pinjaman secara selektif, serta memperluas basis nasabah dengan lebih berkelanjutan.

Baca Juga: BRI Luncurkan BRILiaN Way, Danantara Puji Transformasi Budaya Menuju Bank Paling Untung se-Asia Tenggara

Dari sisi valuasi, saham BBRI dinilai tetap menarik. Price-to-book value (P/BV) untuk 2025 berada di level 1,8 kali, lebih rendah dibandingkan rata-rata historis 10 tahun yang mencapai 2,4 kali.

Proyeksi laba bersih BRI pada 2025 juga cukup solid, diperkirakan mencapai Rp56,8 triliun, dengan imbal hasil dividen yang diproyeksikan sebesar 8,7%.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X