“Lari! Kalau kamu nggak lari nggak bisa. Ini kakinya ke depan, lho! Masa nggak bisa, sih?” bentak laki-laki berkaos hitam itu.
Setelah dibentak seperti itu, wanita bercelana jeans itu mulai menitikkan air mata. Namun petugas wahana kembali membentaknya agar tidak menangis.
“Jangan nangis. Kalau nangis nggak akan gerak,” teriaknya lagi.
Melihat fenomena itu, pemilik akun pun menulis caption yang memihak kepada wanita yang sedang bermain rolling ball tersebut.
“Emang mbaknya pantes buat dibentak-bentak? Kan kelihatannya emang susah. Kasar banget sampai nangis Mbaknya,” ungkap akun itu seperti dikutip oleh tim redaksi SketsaNusantara.id.
Bahkan pemilik akun menyebut bahwa petugas wahana tersebut sebagai laki-laki redflag. Istilah redflag menunjukkan bahwa adanya tanda perilaku negatif dari seseorang.
“Cowok kayak gini redflag banget. Siapa yang mau sama cowok kayak gini?” lanjut akun tersebut.
Video ini mendapatkan beragam respon dari netizen. Ada yang mendukung mbak-mbaknya, tapi tidak sedikit yang sependapat dengan petugas wahananya.
“Aku nggak bisa, dibentak udah nangis kejer kalau aku di situ,” kata salah satu akun.
“Tapi sorry ya aku cewek dan benci banget orang yang menye-menye, pasti responku juga sama kayak abangnya. Maaf banget, ya,” ungkap salah seorang netizen.
“Itu bukan redflag, itu kesabaran yang sudah habis dari tadi itu dia ngajarin,” kata netizen yang lain.
Hingga artikel ini ditulis, video tersebut sudah mendulang 22 juta viewers, 985 ribu likes, dan 19 ribu komentar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
BRI Hadirkan Konser FUNTAZTIC.LY, Kolaborasi Musik Lintas Generasi dan Pengalaman Digital Lewat BRImo
Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Jember 2025-2028, Gus Fawait Ajak Insan Pers Bersinergi Membangun Daerah
Sering Terjadi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, DAOP 9 Jember Beri Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan ke Masyarakat
Bangga! 4 Siswa Indonesia Raih Mendali Perak dan Perunggu di Olimpare Kimia ICHO ke-57 di Uni Emirat Arab
Bapenda Jember Susun Peta Jalan ETPD 2025–2029, Perkuat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik