Pemimpin Redaksi Kompas Haryo Damardono menyebut bahwa tim ini sudah menjalani kompetisi panjang dan latihan maksimal.Liga Kompas sendiri telah berjalan sejak 2010 untuk menjawab kurangnya pembinaan usia dini.
Hingga kini, banyak alumni Liga Kompas yang sukses membela timnas di berbagai level dan bermain di klub profesional.
Sepanjang keikutsertaannya di Gothia Cup, tim dari Liga Kompas pernah meraih peringkat ketiga pada 2018 dan menjadi runner-up pada 2013.
Dengan persiapan yang lebih matang dan target tinggi tahun ini, harapan besar kembali dipikul oleh Tim LKG BRI Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari Swedia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Lewat BRImo dan AgenBRILink, BRI Salurkan BSU Rp1,72 Triliun ke 2,8 Juta Rekening, Perkuat Ekonomi Rakyat
BRI Borong 11 Penghargaan di Banking Service Excellence Awards 2025, Cetak Rekor 15 Tahun Berturut-turut Jadi Bank Konvensional Terbaik
Langkah Berani BRI Menuju 2030, Transformasi yang Menuai Pujian DPR karena Dinilai Mengubah Arah Bisnis
Tak Terkalahkan! BRI Kembali Masuk Top 1000 Bank Dunia, Peringkat 1 di Indonesia
Lewat CASA dan Digitalisasi, BRI Bukukan Dana Murah Rp934 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi Global