Baca Juga: 3 Kasus Alex Noerdin, Mantan Gubernur Sumsel yang Jadi Tersangka Korupsi Pasar Cinde Palembang
Lulusan ITB tahun 2008 ini juga pernah menjabat sebagai Vice President (VP) R7D di perusahaan yang didirikan tahun 2010 tersebut.
Dikutip dari akun Linkedin miliknya, Ibam meraih gelar masternya di Universitas of Eastern Finland pada 2011.
2 Tahun kemudian alumni SMAN 8 Jakarta ini melanjutkan pendidikannya dengan mengambil studi doktoral dalam bidang Komputer Science untuk gelar di Gjovik University College.
Namun di tahun ketiga, Ibrahim Arief harus drop-out atau keluar.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Arief berkarier sebagai Chief Technology Officer di GovTech Edu sejak 2020 hingga 2024.
Lalu pada Agustus 2024, ia mendirikan Asah AI, perusahaan kecerdasan buatan.
2. Jurist Tan
Jurist Tan merupakan mantan staf khusus Kemendikbudristek era Nadiem Makarim.
Tak banyak informasi mengenai sosok Jurist Tan, namun sejumlah sumber menyebutkan perempuan berkacamata tersebut memiliki banyak pengalaman dalam bisnis startup Indonesia.
Kabarnya, ia pernahmenjadi salah satu pengelola Gojek.
Peraih gelas Magister Administrasi Publik dari Yale University ini dilaporkan sedang tidak berada di luar negeri.
Harli Siregar, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung juag menyebutkan Jurist Tan mangkir 3 kali dari pemanggilan.
Artikel Terkait
Siapa 2 Anggota Polri Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi? Berikut Profil Kompol Yogi dan Ipda Haris Chandra
Profil Psikolog Liza Marielly Djaprie yang Viral Dengan Tarif Konsultasi Selangit, Ternyata Pernah Jadi Saksi Ahli Kasus Sensasional ini
Siapa Arya Daru Pangayunan? Inilah Profil Diplomat Muda Indonesia yang Wafat Mendadak dan Bikin Publik Berduka
Profil Taufik Hidayat, Wamenpora yang Ditunjuk Jadi Komisaris PT PLN EPI, Karier Moncer Usai Gantung Raket
Diduga Jadi Korban Bullying, Anak Kecil Inisial JNI Kabur dari Pondok Pesantren, Kini Ditemukan Pihak Kapolsek Sewon
Waspada Dugaan Penipuan di Jember! Warga Diiming-imingi Sembako Murah dan Data Pribadi Dicuri untuk Daftar Aplikasi Pinjol, Sudah Banyak Korbannya?