“Neo Historia media yang unik dan fresh. Kesalahan mereka di masa lalu bukan karena niat jahat tapi ketidaktahuan,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini Neo Historia sudah melakukan berbagai perbaikan internal dan berusaha menjadi media yang lebih tertata dan bertanggung jawab. Komitmen untuk menyelesaikan hal-hal yang tertunda menjadi tanda bahwa mereka tidak lari dari masa lalu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Arti Nama Ferry Irwandi dan Misteri Tanggal 16 Desember di Instagramnya: Tanpa Soe Hok Gie, Gua Nggak Akan...
Konsep Video Bonus Demografi Gibran Jiplak? Ferry Irwandi Sindir Lewat Konten Tandingan Lebih Berbobot: Sekarang Coba...
Gawat! Ferry Irwandi Ungkap Ancaman Doxing dan Lemahnya Keamanan Data di X
Pejabat atau Influencer? Gaya Komunikasi Gibran Rakabuming Raka di YouTube Tuai Kritik Tajam dari Aktivis Ferry Irwandi
Siapa Gen Alfarizi? Bocil 'Pemburu Hantu' yang Bikin Sumringah Ferry Irwandi
Ikuti Jejak Raditya Dika dan Ferry Irwandi, Ernest Prakasa Tiba-Tiba Pamit dari Twitter! Gegara Sentil Hadiah Rolex Timnas?