"Kalian rendah serendah-serendahnya, kalian nilep uang, pekerja underpaid, kalian galang donasi sebagai PT, udah kriminal, penipu, sekarang pembohong lagi, sekarang kalian fitnah gue dengan cara kayak gini. Kalian benar-benar keliru kalau mikir gue main-main," Ia juga melanjutkan dengan tudingan keras.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Ferry menyoroti bahwa inti permasalahannya bukan hanya soal postingan, tapi juga cara @neohistoria.id memutarbalikkan fakta.
"Nih yang gak dapat konteks ya, gue komen, terus banyak yang bilang komen gue hilang, gue cek di akun gue masih ada. Terus tiba-tiba @neohistoria.id story kalau gue hapus komen," tulis Ferry.
"Jadi mereka memfitnah gue menghapus komen dan nge framing kalau komen gue yang hilang itu gue yang hapus. Terus story itu mereka hapus. Nih duduk perkaranya nih ya," tambah Ferry menjelaskan fitnah yang dilakukan pihak Neo Historia.
Unggahan tersebut disertai tangkapan layar sebagai bukti, menunjukkan bahwa komentar Ferry tidak dihapus olehnya, melainkan disembunyikan oleh pihak Neo Historia.
Setelah kritik terbuka Ferry menjadi viral dan ramai diperbincangkan, pihak Neo Historia merespons dengan mengunggah balasan yang berjudul "Menanggapi Kritik Ferry Irwandi," berisi tangkapan layar unggahan Ferry serta pernyataan yang menyatakan terima kasih atas kritik yang diberikan.
Pihak Neo Historia menyatakan kesiapannya untuk menerima masukan dan kritik dari siapapun, termasuk dari sesama edukator sejarah. Namun, mereka tidak secara spesifik menanggapi poin-poin tudingan yang disampaikan oleh Ferry, khususnya mengenai framing dan komentar yang disembunyikan.
Konflik ini akhirnya berakhir dengan permintaan maaf terbuka dari pihak Neo Historia. Dalam unggahan terakhir, mereka menyatakan bahwa postingan terkait Timothy Ronald sudah dihapus. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan oleh unggahan tersebut.
"Postingan terkait Timothy Ronald sudah kami hapus. Kami meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan atas kegiatan kami," tulis Neo Historia dalam unggahan gambar terakhirnya.
"Kami siap menanggung dan kooperatif untuk setiap konsekuensi hukum yang berlaku," pungkasnya mengakhiri konflik ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Video Terakhir? 4 Pesan Ferry Irwandi untuk Presiden Prabowo Subianto: Pilihan untuk Menentukan Catatan Sejarah
Arti Nama Ferry Irwandi dan Misteri Tanggal 16 Desember di Instagramnya: Tanpa Soe Hok Gie, Gua Nggak Akan...
Konsep Video Bonus Demografi Gibran Jiplak? Ferry Irwandi Sindir Lewat Konten Tandingan Lebih Berbobot: Sekarang Coba...
Gawat! Ferry Irwandi Ungkap Ancaman Doxing dan Lemahnya Keamanan Data di X
Pejabat atau Influencer? Gaya Komunikasi Gibran Rakabuming Raka di YouTube Tuai Kritik Tajam dari Aktivis Ferry Irwandi