“Pelaksanaannya harus berintegritas dan diawasi ketat, kalau ada yang nakal nanti kita tindak tegas,” imbuhnya.
Mentan juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan SPHP untuk keuntungan pribadi.
“Jangan sampai bocor atau dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, saya minta tidak tegas mafia pangan,” ujarnya lagi. Menurutnya, keadilan dalam distribusi sangat penting untuk memastikan tujuan program tercapai.
Program SPHP sendiri berada di bawah koordinasi Badan Pangan Nasional dan BULOG.
Penyaluran dilakukan melalui pengecer resmi di pasar rakyat, koperasi desa, dan Gerakan Pangan Murah. Beras SPHP disediakan dalam kemasan 5 kilogram dengan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah.
Amran menegaskan bahwa distribusi harus tepat sasaran dan diawasi oleh pemerintah pusat maupun daerah.
“Ini bukan soal jumlah, tapi keadilan distribusi, jika tidak tepat sasaran, maka tujuan SPHP akan gagal,” tandasnya.
Pemerintah berharap dengan pengawasan ketat, bansos beras dan SPHP dapat sampai ke tangan warga yang berhak. Program ini sekaligus menjadi upaya melawan praktik kecurangan yang merugikan masyarakat luas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
6 Bacaan Niat Zakat Fitrah Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya, Haruskah Dibaca Sambil Memegang Beras?
17 Persen Produksi Beras dari Jawa Timur, Presiden Prabowo dan Gubernur Khofifah Terima Keluhan Petani, Ternyata...
Viral Pengakuan Mentan Amran Sulaiman Ditegur Wapres RI Gara-gara Sikat Habis Mafia Beras: Rakyat Disikat Pejabat Diangkat
RI Jadi Lumbung Pangan Dunia? Prabowo Klaim Bisa Bantu Negara Lain Kirim Beras, Tak Perlu Lagi Minta-Minta
Berkat Pinjaman BRI, Pengusaha Rice Huller Ini Produksi Beras Hingga 60 Ton per Hari