3. Julid
Sering dengar kata julid? Kata ini merupakan sebutan dalam bahasa gaul yang berarti "iri dan dengki". Penambahan kata ini di KBBI lantaran sering digunakan dalam percakapan di medsos.
4. Wibu
Penggemar Jepang mungkin tak asing dengan kata satu ini. Benar, wibu merupakan kata yang kerap didengar sebagai sebutan orang-orang atau penggemar budaya dan gaya hidup orang Jepang.
Kata ini merupakan serapan dari Bahasa Inggris "weaboo", namun agak sedikit berbeda pemahamannya karena kata tersebut punya konotasi negatif yang diartikan sebagai "pecinta budaya Jepang yang menjengkelkan".
5. Terciduk
Kata terciduk juga masuk kosakata KBBI yang sering digunakan dalam bahasa gaul yang berarti "sudah diambil menggunakan gayung (untuk air)", atau "(seseorang) yang tertangkap basah melakukan sesuatu".
6. Baper
Baper merupakan akronim atau singkatan dari 2 kata yang artinya "terbawa perasaan". Kata ini sering digunakan dalam bahasa gaul untuk menunjukkan sebuah momen tertentu yang membuat orang lain terenyuh ikut merasakannya.
7. Alay
Bahasa gaul, "alay" menjadi kosakata dalam KBBI yang tercatat sejak tahun 2022 lalu. Menariknya, kata ini tak hanya diartikan sebagai "sesuatu yang berlebihan" tetapi juga mengandung arti "anak layangan".
Baca Juga: Apa Artinya Baraya yang Sering Diucapkan Guru Gembul? Ternyata Kosakata Bahasa Sunda yang Bermakna..
8. Mager
Mager alias "malas (ber)gerak" jadi kosakata baru KBBI yang sering digunakan sehari-hari, dan berarti enggan atau sedang tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas.
Artikel Terkait
Bagongan: Bahasa Keraton Yogyakarta Berusia 7 Abad dan Hanya Punya 11 Kosakata, Benarkah Ciptaan Sultan Agung?
Apa Artinya Baraya yang Sering Diucapkan Guru Gembul? Ternyata Kosakata Bahasa Sunda yang Bermakna..
Apa itu Glundengan? Mengenal Asal Mula Seni Musik Budaya Asli Jember yang Hampir Punah, Kalah Pamor dari Sound Horeg
Sejarah Tradisi Toron yang Sudah Ada Sebelum Abad ke-19, Ternyata Ini Alasan Warga Madura Mudik Besar-Besaran saat Hari Raya Idul Adha
Makna Tumpeng dalam Tradisi Masyarakat Jawa dan Kaitannya dengan Gunung
Pempek sebagai Simbol Identitas Budaya dan Kuliner Nasional yang Berakar dari Tradisi Masyarakat Palembang