16. Bucin
Bucin atau budak cinta juga masuk dalam KBBI. Kata ini dipakai untuk mendefinisikan keadaan seseorang yang melakukan segala hal bahkan di luar logika karena jatuh cinta pada gebetan atau pasangan kekasihnya.
17. Kicep
Kata satu ini juga terbilang unik, bahasa gaul yang merupakan kata serapan dari bahasa Inggris "keep" masuk kosakata KBBI dan diartikan sebagai "diam-diam karena takut atau kecemasan".
18. Unyu
Sering digunakan dalam mengekspresikan sesuatu benda atau orang yang bersifat lucu atau berpenampilan imut, kata unyu mulai dimasukkan sebagai kosakata KBBI sejak tahun 2019.
19. Ganjen
Kata satu ini juga masuk KBBI yang terbilang unik karena serapan dari gabungan bahasa Melayu dan Jakarta. kata ganjen dipakai untuk mendefinisikan "seseorang yang bertingkah genit atau suka menggoda lawan jenis untuk menarik perhatian orang lain".
20. Oppa
Memiliki kemiripan dengan kosakata opa yang berarti panggilan untuk kakek, kata "oppa" dari bahasa Korea dimasukkan dalam KBBI yang merujuk pada "panggilan seorang wanita kepada pria lebih tua yang memiliki hubungan dekat atau yang sudah lama saling kenal (misalnya saudara, teman atau kekasih)".
Itulah puluhan kata unik, serapan dari bahasa gaul maupun akronim yang akrab digunakan sehari-hari dan sudah terdaftar dalam KBBI.
Ada banyak kata seperti olah, boba, bumil (ibu hamil), cangcimen (kacang tanah, kuaci, permen) hingga makanan khas Korea, kimci hingga meme yang juga masuk kosakata KBBI yang sudah sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bagongan: Bahasa Keraton Yogyakarta Berusia 7 Abad dan Hanya Punya 11 Kosakata, Benarkah Ciptaan Sultan Agung?
Apa Artinya Baraya yang Sering Diucapkan Guru Gembul? Ternyata Kosakata Bahasa Sunda yang Bermakna..
Apa itu Glundengan? Mengenal Asal Mula Seni Musik Budaya Asli Jember yang Hampir Punah, Kalah Pamor dari Sound Horeg
Sejarah Tradisi Toron yang Sudah Ada Sebelum Abad ke-19, Ternyata Ini Alasan Warga Madura Mudik Besar-Besaran saat Hari Raya Idul Adha
Makna Tumpeng dalam Tradisi Masyarakat Jawa dan Kaitannya dengan Gunung
Pempek sebagai Simbol Identitas Budaya dan Kuliner Nasional yang Berakar dari Tradisi Masyarakat Palembang