"Padahal kami sudah habis-habisan sampai jual 15 gram emas untuk biaya pengobatan. Saat minta pertanggungjawaban, kami malah diabaikan," curhat Nurhasni.
"Bahkan nomor kami diblokir oleh pihak klinik seolah mereka mau lepas tanggung jawab. Kami malah diketawain, 'masa iya karena cabut gigi'," imbuhnya.
Mediasi pernah dilakukan dengan mempertemukan pihak klinik dengan keluarga Hengki, namun tidak menemukan titik terang.
Sementara itu, pihak berwajib menyebut penyelidikan dihentikan karena polisi tidak menemukan bukti tindak pidana.
Menurut penyelidikan polisi, kebutaan Hengki bukan disebabkan oleh pencabutan gigi, melainkan tumor di bagian otak.
Ipda Oktah Jhonedi dari Polres Pariaman menyatakan bahwa tindakan medis oleh dokter gigi telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) kesehatan, dan hasil radiologi serta pendapat ahli mendukung kesimpulan ini.
Tidak ada indikasi malpraktik, sehingga kasus tidak ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun, polisi menyatakan akan membuka kembali penyelidikan jika ada bukti baru.
Keluarga Hengki merasa kecewa dengan hasil penyelidikan, mengklaim mereka diabaikan oleh pihak klinik, bahkan nomor telepon mereka diblokir.
Mengutip dari situs RSUD dr. Iskak Tulungagung, secara medis, pencabutan gigi umumnya tidak menyebabkan kebutaan. Meski begitu komplikasi akibat adanya infeksi gigi kemungkinan bisa terjadi hingga berdampak fatal.
Gangguan penglihatan sementara mungkin saja muncul. Namun, kebutaan permanen akibat pencabutan gigi sangat jarang ditemukan dan biasanya terkait kondisi lain, seperti dalam kasus Hengki yang disebabkan tumor otak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Viral Kasus Dokter Kandungan di Garut M Syafril Firdaus Lecehkan Pasien, Obgyn Purnawan Bagikan Tips Aman Periksa Kehamilan
Setelah Kasus Dokter Obgyn, Viral Dugaan Pelecehan oleh Dokter Umum di Malang, Kronologi hingga Identitas Terungkap, Pelaku Kini Menghilang?
BPJS Kesehatan Tegaskan Dokter Umum Bisa Tangani 144 Penyakit Sesuai Standar Tanpa Harus ke Rumah Sakit
Suami di Jember Ditangkap Polisi karena Aniaya Istri Gegara Cekcok Pendaftaran Sekolah Anak
6 Fakta Kasus Penganiayaan Driver ShopeeFood yang Berujung Ricuh di Sleman Yogyakarta, Birdha Ternyata Bukan Satu-Satunya Tersangka! Ini Kata Polisi
Viral Pria Botak Hadang Polisi saat Kawal Pasien Darurat Terjebak Macet di Bogor, Pandji Pragiwaksono Sampai Bikin Klarifikasi, Ada Apa?