Meskipun belum ada laporan korban jiwa, dampak material seperti tertutupnya lahan pertanian dan atap rumah oleh abu vulkanik mulai dirasakan oleh masyarakat sekitar Gunung Lewotobi.
Baca Juga: Putri Karlina Turun Tangan Bersihkan Sampah di Gunung Guntur, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Gunung Lewotobi dikenal sebagai gunung api aktif yang memiliki dua puncak, yakni Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.
Kedua gunung tersebut memiliki sejarah letusan yang panjang dan berulang. PVMBG terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi dan mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.
Badan Geologi mengimbau agar Pemerintah Daerah terus menjalin koordinasi secara intensif dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Desa Pululera, serta dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Baca Juga: Kementerian Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Gunung Karang Bogor, Hukuman Berat Menanti Pelaku
Informasi terbaru terkait aktivitas gunung api dapat dipantau melalui laman resmi Magma Indonesia maupun melalui akun media sosial resmi milik Badan Geologi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Salfok Google Maps Hutan Amazon Mendadak Diserbu Rating Rendah, Imbas Gunung Rinjani Direview Jelek oleh Netizen Brazil Pasca Tragedi Juliana Marins
Bukan Jatuh atau Tersesat, Agam Rinjani Ungkap Penyebab Paling Mematikan di Gunung Rinjani
Hanya Bawa Rp10 Ribu, Inilah Perjalanan Agam Rinjani Jadi Tour Operator Legendaris di Gunung Rinjani
Tanggapan Ira Wibowo Soal Netizen Brazil Beri Ulasan Negatif ke Gunung Rinjani, Pemain Magic Hour: Mereka Belum Menjalani...
Ira Wibowo Ceritakan Pengalamannya Mendaki Gunung Rinjani, Ternyata di Baliknya Ada Kisah Mistis