Kamis, 4 Juni 2026

Gunung Lewotobi Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 18.000 Meter, Warga Diminta Waspada

Photo Author
Sastra Yudha Muhidin, Sketsa Nusantara
- Senin, 7 Juli 2025 | 21:56 WIB
Gunung Lewotobi kembali erupsi, abu erupsi membumbung hingga 18.000 meter (Instagram/ poldantt_presisi)
Gunung Lewotobi kembali erupsi, abu erupsi membumbung hingga 18.000 meter (Instagram/ poldantt_presisi)

Sketsanusantara.id - Gunung Lewotobi yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat signifikan.

Gunung Lewotobi mengalami erupsi eksplosif pada 7 Juli 2025, dengan kolom abu yang membumbung tinggi hingga mencapai 18.000 meter dari puncak kawah.

Kejadian ini menjadi letusan tertinggi yang tercatat sejak tahun 2023.

Baca Juga: 4 Fakta Erupsi Gunung Lewotobi Hari Ini, Tinggi Kolom Abu 18 Km hingga Waspada Potensi Banjir Lahar Dingin

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa Gunung Lewotobi saat ini berada dalam fase erupsi dengan tingkat bahaya yang serius.

Letusan Gunung Lewotobi disertai dengan suara dentuman keras dan awan panas yang meluncur hingga lima kilometer ke arah utara dan timur laut dari kawah.

Sketsanusantara.id melansir dari esdm.go.id, PVMBG telah meningkatkan status Gunung Lewotobi ke Level III atau Siaga, serta mengimbau warga yang tinggal dalam radius lima kilometer untuk segera mengungsi ke lokasi aman.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Badan Geologi Kementerian ESDM Unggah Foto Erupsi, Tinggi Abu Capai Belasan Km?

Warga di sekitar Gunung Lewotobi diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di zona rawan bencana guna menghindari risiko lebih besar.

Menurut Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, “letusan Gunung Lewotobi pada 7 Juli 2025 pukul 11:05 WITA merupakan letusan eksplosif yang sangat kuat,” ucap Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid.

“Selain itu, peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki sudah terdeteksi sejak 6 Juli 2025 melalui pantauan visual dan kegempaan yang menunjukkan adanya tremor menerus” tambahnya.

Baca Juga: Pendaki Alami Sesak Napas di Gunung Prau, Tim Rescue Lakukan Evakuasi Malam Hari

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa proses evakuasi warga telah dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Beberapa titik pengungsian yang dilengkapi dengan fasilitas dasar sudah disiapkan untuk menampung warga terdampak.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Esdm.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X