Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa apa yang dilakukan Craftote adalah cerminan ideal dari visi pemberdayaan UMKM yang diusung BRI.
“Craftote tidak hanya menampilkan potensi ekonomi, tapi juga membawa dampak sosial. Dan ini sejalan dengan komitmen BRI mendampingi UMKM naik kelas,” kata Hendy.
Tak puas berhenti di Kanada dan Jepang, Craftote kini mengincar pasar Eropa. Namun ekspansi bukan satu-satunya tujuan. Mereka juga membina pemuda dari NTT dan anak-anak panti asuhan lewat pelatihan barista dan keterampilan wirausaha dasar.
“Pertumbuhan bisnis harus seiring dengan kontribusi sosial. Kami ingin lebih banyak orang tumbuh bersama kami,” tegas Thio.
Dengan dukungan BRI, kisah Craftote adalah bukti bahwa kreativitas lokal bisa menjadi komoditas global, asal ada tekad, inovasi, dan tangan yang menggandeng.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
ToRi Coffee Asal Toraja Tembus Internasional, Ini Perjalanan UMKM yang Diangkat BRI hingga Raih Best Newcomer 2025
Tenor Fleksibel dan Bunga Kompetitif, Loan On App BRImo BRI Jadi Andalan Baru Pencairan Limit Kartu Kredit Langsung ke Rekening
UMKM Lokal ini Tembus Program Makan Bergizi Gratis, Modalnya dari KUR BRI dan Kini Rekrut 53 Karyawan untuk Produksi Harian
Di Tengah Proses Hukum KPK, BRI Tegaskan Transformasi Tetap Jalan dan Layanan Nasabah Tak Terganggu
BRI Sabet 15 Penghargaan Internasional di FinanceAsia 2025, Bukti Ketangguhan Bank Rakyat hingga Kancah Global