"Kenapa dicicil ? Rp 250 ribu, Rp 50 ribu, ada yang Rp 10 juta tinggal Rp 1 juta kalau kita (manusia) yang ambil ya diambil semua, kan gitu," imbuhnya memberikan alasan mengapa mereka percaya tuyul yang melakukannya.
Menurut warga, kejadian pencurian uang ini tidak hanya menimpa satu atau dua rumah, melainkan menyebar di beberapa lingkungan yang menambah tingkat kekhawatiran masyarakat.
Sehingga keresahan ini berdampak pada suasana di lingkungan warga, dimana efeknya banyak yang menjadi lebih waspada dan curiga, bahkan ada yang mulai melakukan ritual-ritual tradisional untuk mengusir "pengganggu" tak kasat mata tersebut.
Pemasangan spanduk "Rawan Tuyul" ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi pelaku (jika memang ada oknum manusia di baliknya) atau setidaknya memberikan sedikit rasa lega bagi warga yang percaya pada keberadaan tuyul.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian atau otoritas setempat terkait fenomena ini.
Namun, pihak perangkat desa meminta warga tetap tenang dan tak terprovokasi oleh hal-hal diluar nalar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Lampu Merah Simpang 4 Argopuro Jember Bakal Ditutup, Dishub Jember Umumkan Jadwal Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas
Per Hari Ini! Dinas Perhubungan Kabupaten Jember Resmi Tutup Sementara Simpang 4 Argopuro: Akses Jalan Lancar
Dishub Tutup Jalan Simpang 4 Argopuro Bersinyal, Komisi C DPRD Jember: Kita Tunggu Hasil Evaluasinya
Mega Hangestri Umur Berapa? Sosok Atlet Voli Nasional Asal Jember yang Dikabarkan Telah Resmi Menikah dengan Dio Novandra
Apa Pekerjaan Dio Novandra? Sosok yang Resmi Menikah dengan Megawati Hangestri Atlet Voli Asal Jember