SketsaNusantara.id- Pemerintah Jember kembali menindak sejumlah warung di area Perhutani Kaliputih-Rambipuji yang masih beroperasi meski telah mendapatkan peringatan penggusuran sejak bulan lalu.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @pesonajember, tindakan ini dilakukan untuk mendukung proses pengerukan selokan untuk mengatasi masalah drainase di wilayah tersebut.
Sebelumnya, para pedagang telah diminta untuk mengosongkan lokasi, namun beberapa di antaranya masih nekat berjualan.
Penggusuran hari ini dilakukan secara tegas oleh petugas gabungan dari dinas terkait dan pihak Perhutani.
Mereka menegaskan bahwa kehadiran warung-warung liar di sekitar selokan dapat menghambat pekerjaan pengerukan dan berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan.
Selain itu, lokasi tersebut merupakan kawasan konservasi yang seharusnya bebas dari aktivitas perdagangan ilegal.
Beberapa pedagang mengaku kesulitan mencari lokasi baru untuk berjualan, namun pihak pemerintah berjanji akan membantu mencarikan solusi agar mereka tetap bisa berusaha di tempat yang lebih layak.
Proses pengerukan selokan sendiri diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu ke depan, tergantung kondisi cuaca dan kelancaran pekerjaan.
Masyarakat sekitar menyambut baik langkah ini, mengingat selokan yang tersumbat sering kali menyebabkan genangan air saat hujan deras.
Dengan dibersihkannya saluran air, diharapkan risiko banjir di Jember, khususnya di daerah Kaliputih-Rambipuji, dapat diminimalisir.
Pemerintah juga mengimbau warga untuk tidak mendirikan bangunan sembarangan di kawasan yang rawan bencana.
Artikel Terkait
Rencana Penutupan Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, Komisi C DPRD Ingatkan Efek Dominonya
Menengok Usaha Kreatif: IRT di Jember Sukses Pasarkan Karya Seni Rajutan Boneka Amigurumi
Keluhkan Perempatan Argopuro yang Macet, Komisi C DPRD Jember Rekomendasikan Penutupan Jalan
Berkat Layanan Wadul Gus’e, Bupati Jember Gus Fawait Sabet Penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif
Raih Banyak Penghargaan, Bupati Jember: Kami Optimis Perbaiki Layanan dan Pengentasan Kemiskinan
Harga Cabai Rawit di Jember Masih di Atas Rp50 Ribu per Kilo! Simak 2 Daerah Penghasil Tertingginya