Minggu, 19 Juli 2026

Keluhkan Perempatan Argopuro yang Macet, Komisi C DPRD Jember Rekomendasikan Penutupan Jalan

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 2 Juli 2025 | 15:00 WIB
Ketua Komisi C DPRD Jember  Ardi Pujo Prabowo. (Dok. SketsaNusantara.id)
Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Kemacetan di wilayah Kecamatan Kaliwates menjadi persoalan, yang kerap mendapatkan keluhan dari warga masyarakat.

Tepatnya di perempatan simpang Argopuro, yang setiap jam berangkat kerja dan pulang kerja terjadi penumpukan kendaraan yang banyak.

Dengan kondisi tersebut Komisi C DPRD Jember mengambil langkah serius, untuk mecari fomulasi yang tepat agar kemacetan di lokasi tersebut bisa terurai.

Baca Juga: KMP Mulai Terbentuk, Komisi A DPRD Jember Warning Para Pengurus: Harus Mampu Menjalankan Visi Misi Koperasi

Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, kemacetan yang terjadi ini menjadi persoalan dan menjadi keluhan masyarakat, bahkan sempat ada yang menyampaikan melalui saluran Wadul Gus E.

"Kalau golden time, memang penumpukan kendaraan sangat panjang dan ini membuat banyak keluhan masyarakat saat ini," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu, 2 Juli 2025.

Maka, langkah yang paling memungkinkan dengan melakukan penutupan jalur dari arah Jalan Imam Bonjol yang menuju ke jalan Gajah Mada.

Baca Juga: DPRD Jember Usulkan 2 Raperda Anyar, Bupati Gus Fawait: Regulasi Ini Selaras dengan Arah Kebijakan Pemerintah

"Jadi yang ditutup dari arah Imam Bonjol ke arah jalan Gajah Mada, sehingga pengendara ini dari arah Gajah Mada bisa langsung ke Hayam Wuruk. Begitu juga dari arah Argopuro bisa langusng ke Gajah Mada lalu berputar balik," terangnya.

"Lalu yang dari arah Hayam Wuruk tidak bisa langsung ke Imam Bonjol, jadi agak memutar sedikit," sambungnya.

Ardi menjelaskan, rencana penutupan ini sebenarnya sudah digagas sejak tahun 2024 lalu, namun tidak langsung dieksekusi oleh OPD terkait.

Baca Juga: Dorong Segera Dibentuknya Perda Jaringan Utilitas Terpadu, Ini Catatan Penting dari Komisi C DPRD Jember

"Karena kami ingin melihat kajian akademisnya dan masukkan berbagai pihak, agar nantinya dalam pelaksanaannya tidak menjadi persoalan," ujarnya.

Meskipun pelaksanaan penutupan ini akan segera dilakukan, Ardi menegaskan akan tetap ada sosialisasi dan ujicoba sebelum penerapannya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X