Baca Juga: Keluhkan Perempatan Argopuro yang Macet, Komisi C DPRD Jember Rekomendasikan Penutupan Jalan
Kepala SDN Ngegong Kota Madiun mengaku perlu kerja keras dan tim work yang kompak untuk mensukseskan program Pasukan SEMUTS ini.
“Memunculkan kebiasaan senang memungut sampah kepada anak-anak ini awalnya memang sulit. Guru harus selalu mengingatkan kepada anak-anak dalam interaksi sehari-hari. Gurunya harus cerewet. Namun dari kecerewetan guru itu anak-anak menjadi terbiasa.” lanjut Sri Wahyuni.
Patut diacungi jempol, pasalnya sebelum Pasukan SEMUTS ini digagas, SDN Ngegong Kota Madiun lebih dulu memiliki program yang tak kalah kreatif dan inovatif yaitu MAMIDEDI atau singkatan dari Makan Minum Dengan Duduk.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
5 Hari Tanpa Kabar, Anak Nelayan Jember yang Dilaporkan Hilang di Pantai Puger Tulis Pesan Menyentuh: Pak Aku Kangen
Rencana Penutupan Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, Komisi C DPRD Ingatkan Efek Dominonya
Menengok Usaha Kreatif: IRT di Jember Sukses Pasarkan Karya Seni Rajutan Boneka Amigurumi
Update Insiden Tewasnya 2 Mahasiswa UGM Usai Tenggelam di Laut Maluku, Jenazah Dipulangkan Via Jalur Udara
Viral! AS Cabut Visa Bob Vylan Usai Mengutuk IDF dan Membela Palestina: UK Investigasi Diduga Ujaran Kebencian