"Tidak semua malaikat memiliki sayap, yang ini misalnya hanya memiliki cinta di hatinya," tulis netixen Brasil @jul*** dilansir SketsaNusantara.id dari laman Instagram @agam_rinjani.
"Pahlawan kita tak memakai jas, dia memakai ransel raksasa dan menghisap rokok," ujar @bru***.
"Terimakasih kau tak berpaling. Kau tak hanya menyelamatkan tubuh Juliana, kau menyelamatkan martabat, cinta dan kemanusiaan," lanjut @pat***.
Sementara itu Agam dalam unggahan lainnya menyampaikan rasa penyesalannya kepada warga Brasil karena tak bisa membawa pulang Juliana dalam keadaan masih hidup.
Namun sekali netixen Brasil justru menyatakan bahwa mereka memahami apa yang dihadapi Agam dan tim sehingga mereka menganggap ia telah lakukan yang terbaik untuk Juliana dan untuk kemanusiaan.
Meskipun ada kritik awal terhadap proses evakuasi secara umum, sosok individu seperti Agam Rinjani berhasil mengubah pandangan banyak netizen Brasil yang berbalik arah dan mengucapkan terimakasih.
Bahkan ada beberapa netizen yang mmeinta kepad pemerintah Brasil untuk mmeberika penghargaan khusus kepada Agam dan kawan-kawanya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sinil
Artikel Terkait
Pendaki Asal Brasil Juliana Marins Terjatuh di Jurang Gunung Rinjani, Terjebak di Kedalaman 500 Meter Proses Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem
KronologiĀ Evakuasi Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani, Basarnas Sempat Tunda Proses Penyelamatan
6 Fakta Insiden Pendaki Brasil Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kesulitan Evakuasi hingga Penutupan Sementara Pendakian
Update Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Jatuh di Jurang Gunung Rinjani Kedalam 600 Meter Telah Meninggal Dunia
Mengenal Golden Times 72 Jam, Merujuk Peluang Hidup Krusial dalam Kasus Meninggalnya Juliana Marins di Gunung Rinjani
Tim SAR Dibully Usai Evakuasi Pendaki Brasil yang Jatuh di Rinjani, Analis Basarnas: Penyelamatan di Gunung Kompleks dan Berbahaya