SketsaNusantara.id – Dunia media terus mengalami perubahan signifikan di era digital. Perkembangan teknologi, perubahan pola konsumsi informasi, hingga dominasi platform digital membuat para jurnalis dan pengusaha media dituntut untuk beradaptasi cepat.
Tantangan-tantangan inilah yang coba dijawab oleh Promedia Teknologi Indonesia (PTI) melalui sebuah forum interaktif bernama Mediapreneur Talks.
Setelah sukses menyambangi 3 kota besar sebelumnya, Semarang, Palembang, dan Medan, Mediapreneur Talks kini akan melanjutkan perjalanannya ke kota keempat, yaitu Tangerang, Banten. Event ini akan berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2025 mendatang, bertempat di Hotel Mercure Serpong Alam Sutera.
Acara ini mengusung tajuk Journalism 360: Mediapreneur Talks Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan.
Mengambil lokasi strategis di Banten, Promedia mengundang seluruh pelaku industri media, baik pengusaha media lokal, pemilik startup media, hingga para jurnalis untuk berdiskusi tentang strategi bertahan dan tumbuh di tengah arus disrupsi digital.
Didukung oleh sejumlah sponsor seperti BRI, BTN, Antam Tbk, Bank BJB, dan BJB Syariah, acara ini menjadi bagian dari enam kota roadshow yang digelar Promedia sepanjang 2024–2025. Tujuan utamanya adalah mendorong media lokal untuk tetap relevan dan berdaya saing, dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi teknologi, dan model bisnis yang berkelanjutan.
Dalam event ini, terdapat tiga topik utama yang akan dibahas oleh para narasumber yang memiliki pengalaman langsung di industri media dan digital.
Pertama, lanskap dan model bisnis media berkelanjutan yang akan dibawakan oleh Agus Sulistriyono, CEO Promedia. Ia akan memaparkan bagaimana strategi bertahan di tengah minimnya pendapatan iklan konvensional dan tekanan kompetitor digital, khususnya bagi media dengan rekam jejak panjang.
“Jika brand media sudah puluhan tahun, pertahankan itu. Tinggal kita harus bisa dinamis mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya dalam Mediapreneur Talks sebelumnya di Medan.
Kedua, pembahasan soal tren iklan digital terkini yang akan dibawakan oleh Ilona Juwita, CEO dari Props. Ia akan mengulas bagaimana perubahan perilaku konsumen digital menuntut media untuk lebih adaptif terhadap model iklan berbasis data dan performa.
Ketiga, pengembangan jurnalisme berkualitas oleh Suprapto Sastro Atmojo, Ketua Komite Publisher Rights (KTP2JB). Fokusnya adalah bagaimana perusahaan platform digital dapat bekerja sama dengan media lokal dalam mendukung jurnalisme yang sehat, kredibel, dan berorientasi publik.
Promedia Teknologi Indonesia tidak hanya hadir sebagai penyelenggara acara, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi media lokal. Perusahaan ini berperan sebagai teknologi provider dan konsultan media, yang menawarkan dukungan infrastruktur, pelatihan, strategi monetisasi, serta pendampingan digitalisasi media.
Artikel Terkait
Sambut Audiensi Promedia di Pangandaran, Jeje Wiradinata Sampaikan Siap Maju dalam Pencalonan Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024
Pernah Jadi Tukang Jahit, Calon Bupati Batang Fauzi Fallas Sampaikan 3 Program Unggulan yang Pro Rakyat dalam Audiensi Bersama Promedia
Gandeng Promedia Teknologi Indonesia, Semarak Event BRI Journalism 360 Wujudkan Transformasi Jurnalisme Digital untuk Masa Depan Berkelanjutan
Promedia dan BRI Gaet Mahasiswa UNDIP Kembangkan Bisnis Media Lewat Corelab
Rekap BRI Journalism 360 Palembang: Diskusi Promedia dengan Insan Pers hingga Mahasiswa UNI Raden Fatah