“Kita kolaborasi membangun media online arus utama bersama para pemilik media dan jurnalis di seluruh Indonesia. Mengusung konsep economic sharing atau gotong royong,” ujar Agus.
Model kolaboratif ini dirancang agar media lokal tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan industri. Dengan pendekatan gotong royong, Promedia berharap bisa menciptakan ekosistem media yang saling mendukung dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
Mediapreneur Talks bukan sekadar ajang diskusi biasa. Ini adalah panggilan untuk bergerak bersama dalam membangun ekosistem media yang adaptif, kolaboratif, dan tetap menjunjung kualitas. Bagi pelaku media di Banten, 2 Juli 2025 bisa jadi momentum penting untuk menemukan arah baru di tengah derasnya arus perubahan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sambut Audiensi Promedia di Pangandaran, Jeje Wiradinata Sampaikan Siap Maju dalam Pencalonan Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024
Pernah Jadi Tukang Jahit, Calon Bupati Batang Fauzi Fallas Sampaikan 3 Program Unggulan yang Pro Rakyat dalam Audiensi Bersama Promedia
Gandeng Promedia Teknologi Indonesia, Semarak Event BRI Journalism 360 Wujudkan Transformasi Jurnalisme Digital untuk Masa Depan Berkelanjutan
Promedia dan BRI Gaet Mahasiswa UNDIP Kembangkan Bisnis Media Lewat Corelab
Rekap BRI Journalism 360 Palembang: Diskusi Promedia dengan Insan Pers hingga Mahasiswa UNI Raden Fatah