Kamis, 4 Juni 2026

100 Hari Pertama Direksi Baru Telkom: Mantapkan Peran sebagai Penggerak Ekosistem Digital dengan Daya Saing Global

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 23 Juni 2025 | 11:31 WIB
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini beserta jajaran direksi Telkom pada acara Executive Media Gathering, di Jakarta, pada Selasa 17 Juni 2025. (Dok. BRI)
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini beserta jajaran direksi Telkom pada acara Executive Media Gathering, di Jakarta, pada Selasa 17 Juni 2025. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Raksasa telekomunikasi nasional PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memulai era baru.

Bukan sekadar rotasi pucuk pimpinan, namun langkah awal 100 hari yang mereka jalankan kali ini terasa berbeda. Dari dalam ruang rapat hingga ke dasar laut, Telkom menunjukkan taringnya untuk menjadi penggerak utama ekosistem digital nasional yang sanggup bersaing di pentas global.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Dian Siswarini, Telkom memulai langkah besar dengan mendengar. Dua minggu pertama dihabiskan jajaran direksi untuk ‘ngobrol’ dengan stakeholder, mitra, dan pelanggan.

Baca Juga: 4 Kontroversi Abdee Negara, Pernah Dikira Berhenti jadi Gitaris Slank hingga Ditunjuk Erick Thohir Menjadi Komisaris Telkom

Namun dari percakapan itu lahirlah insight yang menyusun arah baru, percepatan transformasi digital, penguatan tata kelola, dan penanaman budaya kerja digital.

Menurut Dian, Telkom bukan memulai dari nol, melainkan memperkuat fondasi yang sudah ada. Inisiatif 5 Bold Moves yang sebelumnya jadi tulang punggung strategi perusahaan kembali dipoles agar lebih presisi.

Tata kelola yang akuntabel dan strategi yang decisive menjadi fokus eksekusi. Yang menarik, harmonisasi layanan bukan cuma untuk pelanggan, tapi juga internal perusahaan.

Baca Juga: Diaz Hendropriyono Resmi Jadi Komisaris Utama Telkomsel, Rakyat Menjerit Kena PHK Anak Pejabat Mulus Dapat Kerja

“Eksekusi kami pastikan tepat sasaran. Kami ingin orkestrasi layanan yang rapi, ibarat konser digital yang mengalun mulus dari dalam hingga ke luar,” ujarnya dalam acara Executive Media Gathering di Jakarta, 17 Juni 2025.

Yang membedakan Telkom dari perusahaan digital lainnya adalah komitmennya pada infrastruktur. Ini bukan janji manis marketing. Dari satelit di angkasa, serat optik di darat, hingga kabel bawah laut yang menjalin koneksi antarnegara, Telkom membuktikan bahwa mereka serius menjadi tulang punggung konektivitas regional.

Tak hanya itu, pengembangan pusat data (data center) juga digarap dari skala hyperscale hingga micro data center yang menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya terabaikan. Langkah ini merupakan bagian dari misi Telkom menjadikan Indonesia sebagai digital hub Asia Pasifik.

Baca Juga: Tambah Daftar Publik Figur yang Duduki Posisi Stategis Kursi BUMN, Ini Tugas dan Wewenang Yovie Widianto Sebagai Dewan Komisaris PT Pupuk Indonesia

Tapi Telkom tahu, infrastruktur saja tak cukup. Di tengah dunia yang terus berubah, budaya kerja pun harus adaptif. Maka, nilai AKHLAK yang sudah jadi DNA perusahaan kini dibawa ke level baru dalam bentuk “Digital Ways of Working.” Ini bukan jargon belaka—yang dibicarakan adalah keberanian eksekusi, integritas, pelayanan prima, dan kelincahan dalam setiap lini kerja.

Wakil Direktur Utama Muhammad Awaluddin menyebut bahwa tata kelola yang kuat adalah pondasi utama pertumbuhan. Risiko? Bukan untuk dihindari, melainkan dikelola sebagai kekuatan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X