Minggu, 19 Juli 2026

BRI Fellowship Journalism 2025 Kirim 45 Jurnalis ke S2: Dari Ribuan Karya hingga 2.400 Berita Positif, Ini Wajah Baru Kolaborasi Media dan Perbankan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Juni 2025 | 09:21 WIB
BRI Fellowship Journalism 2025. (Dok. BRI)
BRI Fellowship Journalism 2025. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Di tengah gempuran informasi instan dan konten viral yang sering kali minim verifikasi, keberadaan jurnalis yang tangguh dan berkualitas menjadi kebutuhan yang makin mendesak.

Namun, bagaimana menciptakan ekosistem media yang sehat, ketika ruang redaksi terus dihimpit tekanan industri?

Inilah celah yang coba dijawab lewat BRI Fellowship Journalism 2025, sebuah program yang bukan sekadar beasiswa pendidikan, melainkan juga medium strategis membangun kolaborasi antara dunia media dan institusi keuangan.

Baca Juga: Kisah Ratna dan Baker’s Gram, UMKM Kue Rumahan yang Tumbuh Bersama BRI Menuju Pasar Internasional

Tahun ini, sebanyak 45 jurnalis resmi dikukuhkan sebagai penerima beasiswa pascasarjana dalam seremoni di Bogor, Jawa Barat, Jumat 13 Juni 2025.

Program ini telah mengalami evolusi sejak pertama kali digelar di tahun 2013 dan 2018 dengan nama "Beasiswa Jurnalis Cerdas", lalu bertransformasi menjadi "BRI Fellowship Journalism" pada 2022 dan kini rutin diadakan setiap tahun.

Hingga 2025, total 248 jurnalis dari berbagai daerah telah memperoleh manfaat berupa beasiswa S2 di kampus negeri ternama di Indonesia.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, BRI Bagikan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,29 Juta UMKM di Sektor Produksi

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi menyebut program ini sebagai wujud sinergi positif.

"Program ini merupakan bentuk kolaborasi yang positif antara BRI, media, dan rekan-rekan jurnalis, sehingga semua pihak mendapatkan manfaat dari pelaksanaannya."

Tak hanya menanggung pendidikan, program ini juga memberikan pembekalan intensif dari 20 mentor, yang terdiri dari Pemimpin Redaksi dan jurnalis senior dari media-media arus utama. Materi mentoring meliputi isu strategis, penulisan mendalam, hingga etika jurnalistik era digital.

Sebelum dikukuhkan sebagai penerima beasiswa, para peserta melalui proses seleksi ketat dari total 256 jurnalis dan 275 karya jurnalistik. Tiga tahap seleksi dilakukan: administrasi, psikotes, dan Journalist on Site.

Pada tahap akhir, 115 jurnalis dari media online, cetak, televisi, dan radio mengikuti proses mentoring dan coaching selama dua bulan, yang membuahkan lebih dari 2.400 berita positif tentang BRI.

Tak hanya kuantitas, pendekatan ini juga menyasar kualitas: membangun narasi konstruktif di tengah polarisasi informasi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X