Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta di Balik Eskalasi Konflik di Timur Tengah: AS Bela Israel Serang Situs Nuklir Iran, Ultimatum Donald Trump Picu Kekhawatiran Perang Dunia III

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 23 Juni 2025 | 07:30 WIB
Potret Donald Trump bikin perang Iran dengan Israel memanas usai luncurkan serangan ke situs nuklir di Fordow (Instagram/realdonaldtrump)
Potret Donald Trump bikin perang Iran dengan Israel memanas usai luncurkan serangan ke situs nuklir di Fordow (Instagram/realdonaldtrump)

Terbaru, Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan adanya kerusakan di fasilitas nuklir. Pihaknya memastikan tidak terjadi kontaminasi radioaktif, mengingat kerusakan seperti ini pernah terjadi dan dapat segera diperbaiki

"Tentu saja (seangan AS) ini telah menimbulkan kerusakan bagi (fasilitas nuklis) kami, dan ini bukan pertama kalinya mengalami kerusakan. Di masa lalu, ada kejadian (seperti ini) dan segera dilakukan perbaikan," ujar Behrouz Kamalvandi, jubir Organisasi Energi Atom Iran.

Baca Juga: Ancaman Radiasi Nuklir dan Korban Massal: Konflik Iran-Zionis Israel Masuki Titik Paling Gawat

3. Pemimpin Iran Menyatakan Perang Usai Dibom AS

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menanggapi dengan peringatan bahwa AS akan menderita kerusakan lebih besar jika terus ikut campur tangan.

Iran menyatakan akan mempertimbangkan "semua opsi" untuk membela diri, termasuk kemungkinan menutup Selat Hormuz, yang dapat mengganggu perdagangan minyak dunia.

Tak hanya itu, pernyataan tegas disampaikan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang menyatakan perang terbuka setelah serangan AS diluncurkan.

"Ini bukan lagi sekadar saling serang atau memberi peringatan tetapi mereka sudah masuk ke dalam fase perang terbuka," kata analis Timur Tengah dikutip dari situs Euronews.

Baca Juga: Putin Klarifikasi Posisi Rusia di Konflik Timur Tengah, Tegaskan Strategi Moskow Jaga Keseimbangan di Tengah Konflik Iran-Israel

Donald Trump juga telah mengeluarkan ultimatum dan menyatakan bahwa AS akan melancarkan serangan lebih besar jika Iran menyerang Israel sebagai balasan.

Menanggapi serangan AS, Menteri Luar Negeri Iran menyebut serangan ini sudah melampaui batas dan pihaknya berhak melakukan pembelaan untuk mempertahankan kedaulatannya.

"Serangan (AS) pagi ini merupakan tindakan kriminal yang melanggar hukum dan akan membawa konsekuensi abadi," tulis Abbas Aragucchi, Menlu Iran dalam postingan akun media sosialnya.

Baca Juga: SBY Serukan Kewaspadaan Global atas Perang Iran-Israel: Situasi di Ambang Malapetaka dan Harus Dicegah

4. PBB Mengecam Serangan AS hingga Paus Leo Bersuara Serukan Perdamaian

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bereaksi keras terhadap eskalasi ini dan menyerukan diplomasi sebagai satu-satunya solusi untuk berdamai.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Al Jazeera, UN News

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X