SketsaNusantara.Id - Pusat Studi Gender Universitas Jember (UNEJ) menggelar pelatihan sekolah politik perempuan.
Tujuannya, ialah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam urusan politik agar bisa berdampak.
Kegiatan Sekolah Politik Perempuan berlangsung pada 21-22 Juni 2025, di lantai 6 CDAS Selatan UNEJ.
Baca Juga: Buka RTAR ke 33, Kader PMII FIB UNEJ Luncurkan Kumpulan Karya Tulis Berjudul Zine
Diketahui, peserta yang mengikuti kegiatan ini dari berbagai unsur perempuan mulaidari Pemdes, PKK hingga Fatayat NU Jember.
Ketua Pusat Studi Gender (PSG) UNEJ, Dr. Linda Dwi Eriyanti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upayanya agar kampus UNEJ berdampak bisa terwujud.
Berdampak bukan hanya secara kuantitas, melainkan pada perbaikan kualitas hidup.
Baca Juga: Istimewa! Dengan Persiapan yang Matang, Tim Catur UNEJ Sabet Medali Emas di Pomprov Jatim 2025
“Kami ingin berkontribusi dalam peningkatan partisipasi politik perempuan di semua tingkatan, mulai dari kabupaten hingga desa. Semoga juga bisa berdampak terhadap kesejahteraan, bebas dari kekerasan, adil dan setara,” katanya, Sabtu 21 Juni 2025.
Selanjutnya kata dia, salah satu hal yang menjadi bagian penting dalam kegiatan sekolah politik adalah membangun diskursus baru tentang politik.
Pihaknya merasa bahwa perlu ada narasi baru untuk membangun politik dengan etika kepedulian sosial.
Baca Juga: Berikan Kemudahan bagi Peserta, UNEJ Buka 3 Jalur Pendaftaran SEMMABA 2025
“Politik selama ini identik dengan dunia laki-laki, berorientasi pada kekuasaan maskulin, kompetitif dan eksploitatif. Maka perlu narasi baru dengan etika kepedulian sosial khas feminis,” ujarnya.
Menurutnya, perspektif feminis menekankan pentingnya nilai moral dan etis dalam praktik politik. Selain itu, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan untuk kesejahteraan bersama.
Artikel Terkait
Ratusan Botol Air Zamzam Dibuang dari Koper Jemaah Haji, Ini Alasan Mengapa Tak Bisa Dibawa Pulang
Duduk Perkara Konflik Lahan Taman Nasional Tesso Nilo, Kepala BTNTN Sampai Kena Ancaman Pembunuhan hingga Kendaraan Petugas Dibakar, Ada Apa?
Kisruh Konflik Lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Kapolda Riau Tegas Bersuara Bela Hak Gajah, Tokoh Adat Ikut Dukung Penertiban Kawasan Hutan TNTN
7 PSE Dilaporkan Belum Penuhi Kewajiban Pendaftaran, Komdigi Ungkap Telah Beri Surat Peringatan
Garuda Berikan Laporan Terbaru Terkait Investigasi Laporan Kehilangan Barang di Pesawat dan Ungkap akan Jalin Koordinasi dengan Pihak Kepolisian
Labuna, Brand Kecil dari Mojokerto yang Sukses Bersama BRI: Kini Jadi Andalan Ekspor Rempah di Tengah Gempuran Merek Besar