“Secara politik kita tau Mesir ada di posisi mana, kita tau Palestina belum merdeka karena negara-negara ini memilih untuk bersikap netral, Sebenarnya gak tepat juga disebut netral.Mereka punya kepentingan militer dan ekonomi terhadap Amerika Serikat, ” tutur Wanda Hamidah.
Tak hanya itu, Wanda juga mengaku miris karena Palestina dibatasi oleh negara-negara lain seperti Yordania, Mesir, hingga Suriah yang tak berani membuka blokade.
Ia juga menegaskan bahwa gagalnya aksi Global March to Gaza bukanlah akhir dari perjuangannya.
Wanda berharap Indonesia bisa lebih berani mengambil aksi nyata untuk membantu masyarakat Palestina.
Bahkan, mencontoh langkah Malaysia yang dikabarkan berencana akan mengirim perahu kesana.
"Kita jangan kalah dong. Kita ini bangsa pelaut! Kirim jutaan perahu, ayo dong!" tegasnya dengan penuh tekad.
Terakhir, Wanda Hamidah menyentil halus banyak orang yang masih saja diam terhadap isu ini.
"Di abad ke-21 ini, kemanusiaan harus jadi yang utama. Sekecil apapun, minimal banget, tolong... lakukan sesuatu," mohon Hamidah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Putuskan Keluar dari Golkar! Wanda Hamidah Unggah Peringatan Darurat, Ini Pengakuan dan Alasan Khususnya...
Geger! Lagu Band Sukatani Dibredel Polisi, Cuitan Lawas Wanda Hamidah Mendadak Viral, Ada Apa?
Israel Hapus Ucapan Duka atas Wafatnya Paus Fransiskus: Kritik soal Gaza hingga Tuduhan Genosida Jadi Akar Ketegangan
Misi Damai Dicegat: Kronologi Aktivis Internasional yang Berlayar bersama Madleen Diculik Israel saat Bawa Bantuan ke Gaza
Tak Gentar! Ribuan Aktivis Bakal Jalan Kaki ke Gaza Hentikan Blokade Israel Usai Mesir Deportasi Ratusan Orang
Apa Itu Global March to Gaza? Aksi Ini Gerakkan 10 Orang Indonesia Bergabung dengan Masyarakat Global Lebih dari 50 Negara