Kamis, 4 Juni 2026

Viral! Komdigi RI Diduga Minta Takedown Postingan Kritik soal Pernyataan Fadli Zon tentang 1998, Netizen Pertanyakan Etika Pemerintah

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Juni 2025 | 06:56 WIB
Komdigi diduga minta takedown postingan soal sejarah perkosaan massal 1998 di X. (X/@MurtadhaOne1 dan freepik)
Komdigi diduga minta takedown postingan soal sejarah perkosaan massal 1998 di X. (X/@MurtadhaOne1 dan freepik)

Banyak yang menilai sikap Komdigi ini sebagai anti-kritik. Beragam tanggapan marah membanjiri kolom komentar maupun quote retweet cuitan tersebut.

“Mengapa diminta take-down? kan di video tersebut jelas ada logo KOMPAS. Harusnya Komdigi minta Kompas yang takedown. Juga apa hubungan Komdigi dengan kerusuhan Mei 1998? Apakah komdigi menjadi kaki tangan perusuh? Harusnya Komdigi berterima kasih kan sudah bantu disebarkan agar semua mata melihat,” ujar akun @fsaidhamzah.

“Lho komdigi kok bukannya ngurusin web judol, malah membungkam fakta dan sejarah ya, kenapa begitu?” tulis akun @garisgemilang.

“Menterinya mantan Jurnalis lho, dan mungkin masih memegang kartu anggota pers,” sindir akun @arifin34533.

Jika benar Komdigi memang meminta X untuk menghapus cuitan atau akun-akun yang menyebarkan sejarah 1998, tindakan ini tidak meredakan murka publik sama sekali.

Justru dengan adanya pembungkaman massal seperti ini, kepercayaan masyarakat yang sudah sangat tipis akan menghilang sama sekali.

Hal ini patut jadi refleksi bagaimana masyarakat Indonesia khawatir akan kebebasan pers dan media di negeri yang semakin dibatasi. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X