Dari dapur Wiwin, tak hanya gizi yang tersebar, tapi juga harapan dan kesempatan kerja bagi banyak orang.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa dukungan terhadap UMKM dalam program seperti MBG adalah bentuk komitmen jangka panjang BRI.
“Kami melihat MBG bukan sekadar program bantuan makanan. Ini adalah ekosistem ekonomi yang melibatkan pelaku usaha lokal. BRI hadir memastikan mereka bertumbuh bersama program ini,” ucap Hendy.
Dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi, sinergi antara BRI dan pelaku UMKM seperti Wiwin membawa dampak nyata. Tak hanya dalam konteks pembiayaan, namun juga dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis komunitas.
BRI kembali membuktikan bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekadar jargon. Ketika pembiayaan dipadukan dengan visi jangka panjang dan program pemerintah yang inklusif, hasilnya bukan hanya pertumbuhan usaha, melainkan juga perubahan sosial yang menyentuh akar rumput.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Program Desa BRILiaN Resmi Dimulai, BRI Gandeng Ribuan Desa untuk Ciptakan Wisata Unggulan Berbasis Kearifan Lokal
Berkat Bantuan BRI, KWT Sari Amerta Giri Buktikan Perempuan Bisa Majukan Desa Lewat Inovasi Kopi
Fokus pada Nasabah High Net Worth, BRI Hadirkan Sentra Layanan Prioritas di Cirebon sebagai Pusat Wealth Management Terintegrasi
BRI Cetak Rp89,9 Triliun dari Green Financing, Ini Strategi Besar Mereka Menuju Perbankan Berbasis ESG dan Ekonomi Hijau
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, BRI Bagikan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,29 Juta UMKM di Sektor Produksi
Kisah Ratna dan Baker’s Gram, UMKM Kue Rumahan yang Tumbuh Bersama BRI Menuju Pasar Internasional