Selain itu, nasabah prioritas masih bisa mengakses Executive Lounge di berbagai bandara utama di Indonesia, serta mendapat penawaran khusus untuk Safe Deposit Box, diskon dari merchant premium, hotel, restoran, hingga produk fashion dan gaya hidup.
Untuk kebutuhan investasi, BRI juga menghadirkan layanan konsultasi dari Investment Specialist guna membantu nasabah menyusun strategi portofolio yang sesuai dengan profil risiko serta perkembangan pasar yang terus berubah.
Peningkatan batas FUM ini sejalan dengan tren peningkatan aset kelolaan BRI secara keseluruhan. Hingga Mei 2025, Assets Under Management (AUM) BRI tumbuh sebesar 11,27 persen secara tahunan, menandakan tingginya minat dan kepercayaan nasabah terhadap produk Wealth Management BRI.
Dengan kebijakan baru ini, BRI tampaknya ingin menegaskan bahwa layanan keuangan premium bukan sekadar soal nominal dana, tapi juga tentang kualitas pengalaman, personalisasi layanan, serta strategi finansial yang berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
961 Hewan Kurban Disalurkan BRI di Idul Adha 1446 H, Semangat Berbagi Karyawan Tersebar dari Pusat hingga Pelosok Negeri
Program Desa BRILiaN Resmi Dimulai, BRI Gandeng Ribuan Desa untuk Ciptakan Wisata Unggulan Berbasis Kearifan Lokal
Berkat Bantuan BRI, KWT Sari Amerta Giri Buktikan Perempuan Bisa Majukan Desa Lewat Inovasi Kopi
Fokus pada Nasabah High Net Worth, BRI Hadirkan Sentra Layanan Prioritas di Cirebon sebagai Pusat Wealth Management Terintegrasi
BRI Cetak Rp89,9 Triliun dari Green Financing, Ini Strategi Besar Mereka Menuju Perbankan Berbasis ESG dan Ekonomi Hijau