SketsaNusantara.Id - Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di kampus UIN KHAS Jember secara resmi telah selesai.
SSE UMPTKIN berlangsung sejak 10 Juni hingga 15 Juni 2025, bertempat di Gedung Business and Education Center (BEC).
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof Dr. M. Khusna Amal, M.Si., mengungkapkan, bagi yang tidak lolos seleksi UM-PTKIN maka bisa mengikuti UM-Mandiri.
Peserta yang memiliki banyak prestasi di tingkat kabupaten hingga nasional, bisa menyerahkan sertifikatnya saat mendaftar Seleksi Prestasi Non Akademik (SPNA).
“Bagi yang tidak lolos, bisa ikut seleksi di UM-Mandiri. Calon peserta yang memiliki prestasi bisa menyerahkannya saat mendaftar agar menjadi pertimbangan portofolio,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu 15 Juni 2025.
Selanjutnya kata dia, peserta yang hendak mendaftar diharapkan belajar secara serius.
Pasalnya, proses seleksi akan sangat ketat dan tidak akan ada yang namanya kecurangan dalam mengerjakan soal.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Tegaskan Bakal Beri Penyegaran OPD yang Kurang Sat-Set dalam Bekerja
“Kami harap calon peserta seleksi UM-Mandiri bisa belajar dengan sungguh-sungguh. Sebab, panitia tidak akan membiarkan adanya kecurangan selama pelaksanaan ujian,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr. Kun Waziz, S.Sos, M.I.Kom, menyebut bahwa panitia melakukan pengawasan dengan sangat ketat. Setiap sesi ujian di awasi oleh CCTV dan penanggung jawab ruangan.
“Tidak kita temukan kecurangan. Panitia melakukan pengawasan dengan sangat ketat. Masing-masing diawasi oleh PJ ruang dan CCTV,” ungkapnya.
Menurutnya, pengawasan bisa dilakukan secara ketat karena ruang ujian tersentral di ruang BEC, sehingga sangat mudah untuk di akses melakukan pengawasan.
Artikel Terkait
Jumlah Penduduk Miskin di Jember Selama 10 Tahun Terakhir: Pernah Turun Drastis, Tapi Naik Lagi saat Pandemi
Indonesia-Singapura Siap Bangun Proyek Energi Hijau 10 Miliar USD, Panel Surya dan Kawasan Industri Hijau Jadi Prioritas
Sepakati MOU Energi Hijau, Pemerintah Indonesia-Singapura Siap Bangun Kawasan Industri Berkelanjutan di Kepulauan Riau
Bantah Pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Template ‘Pemerkosaan Massal 1998 Adalah Fakta’ Bergema di Instagram
Fadli Zon Aktifkan Kolom Komentar di Instagram, Netizen Serbu IG Menteri Kebudayaan: Dulu Aktivis Sekarang Penjahat
Ngeri! Doa Susi Pudjiastuti untuk Perusak Alam dan Lingkungan, Eks Menteri Kelautan: Saat Kita Tidak Bisa Lagi...