SketsaNusantara.id - Pemerintah Republik Indonesia dan Singapura secara resmi menandatangani tiga nota kesepahaman yang berfokus pada pengembangan energi ramah lingkungan.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Tan See Leng dari Singapura seperti yang dikutip oleh SkesaNusantara.id dari laman esdm.go.id
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak serta menjadi contoh kerja sama untuk kawasan regional.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Jawab Rencana Indonesia Lakukan Ekspor Listrik ke Singapura hingga 3,4 GigaWatt
Kesepakatan ini bagi kedua negara menunjukkan komitmen dalam kerja sama proyek energi hijau.
Terdapat tiga kesepakatan yang akan dijalin yaitu perdagangan energi yang bersih, penyimpan penangkapan karbon, serta kawasan industri hijau yang letaknya di Provinsi Kepulauan Riau.
Pengembangan energi ramah lingkungan kedua negara dituangkan dalam tiga kesepakatan, salah satunya yaitu mengenai Zona Industri Berkelanjutan, karbon lintas batas, dan energi terbarukan.
Bahlil menegaskan bahwa kesepakatan tersebut untuk mencapai target iklim masing-masing negara sekaligus memenuhi kebutuhan energi.
Selain itu, kesepakatan ini juga untuk mencapai tujuan kemakmuran bersama dan keberlanjutan kawasan.
Menurut Bahlil kerja sama tersebut harus saling menguntungkan bagi kedua negara.
Artikel Terkait
Zionis Israel Menyerang Iran, Ini 7 Langkah Penting dari KBRI Tehran untuk WNI Hindari Ancaman Konflik
6 Jam Tertahan di Bandara, Begini Penjelasan PPIH soal Jemaah Haji Kloter Kertajati yang Diisukan Terlantar
Sengketa 4 Pulau di Perbatasan Aceh–Sumut Makin Panas, Prabowo akan Tentukan Kepemilikannya
Suhu Makkah Tembus 46 Derajat, PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Diri Ibadah Sunnah Jelang Pulang ke Tanah Air
Punya Keluarga Pecandu Judol? Wagub Jatim Emil: Segera Melapor ke RSJ Menur Surabaya
Jumlah Penduduk Miskin di Jember Selama 10 Tahun Terakhir: Pernah Turun Drastis, Tapi Naik Lagi saat Pandemi
Iran Hantam Zionis Israel dengan Rudal: Ini 5 Fakta Penting yang Bikin Dunia Ketar-ketir