Dalam strategi manajemen portofolio yang lebih inklusif, BRI turut menerbitkan sekuritas berbasis keberagaman (inclusivity-based securities), seperti Medium Term Notes dan Subordinated Bonds yang dialokasikan untuk UMKM, ultra mikro, hingga masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan mengintegrasikan prinsip ESG ke seluruh rantai pembiayaan dan pendanaan, BRI menegaskan posisinya sebagai bank dengan misi keberlanjutan yang komprehensif.
“Kami percaya bahwa kontribusi aktif terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) akan berdampak positif, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga dalam memperkuat resiliensi ekonomi nasional,” pungkas Solichin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kredit Usaha Rakyat BRI Capai Rp54,9 Triliun per April 2025, Dorong UMKM dan Sektor Produksi Tumbuh Pesat
Dari Lereng Merapi ke Pasar Global: Batik Parang Kaliurang Tembus Pasar Muslim Lewat Desa BRILiaN BRI
4 Kegiatan BRI Menanam-Grow and Green, Program BRI dalam Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2025
BRI Gencarkan Aksi Nyata Hadapi Darurat Sampah Plastik, Targetkan Nol Limbah ke TPA
Libur Idul Adha 1446 H, BRI Siapkan Layanan Digital dan Weekend Banking untuk Kenyamanan Bertransaksi