Selain menangkap pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan satu barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku.
Sumber lain menyebutkan, saat proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa melumpuhkan IM deengan menembak kakinya menggunakan timah panas.
Baca Juga: Laka Tunggal Kereta Kelinci di Jember, 9 Penumpang Luka
Sementara ini, pihak kepolisian masih belum mengungkapkan motif pelaku menghabisi nyawa tetangga dan keluarganya.
Namun berdasarkan kabar yang beredar di media sosial Instagram, perisitiwa mengerikan ini berkaitan dengan uang.
Pelaku diduga mendatangi rumah korban untuk menagih upahnya memetik jeruk sebesar Rp150.000.
Tidak diketahi dengan pasti percakapan di antara keduanya, namun tak lama pelaku kembali ke rumah korban dengan membawa sebilah celurit.
Baca Juga: 5 Kecamatan dengan Kunjungan Puskesmas Tertinggi di Jember, Salah Satunya Tembus 23 Ribu Pengunjung
Korban pun ditikam dari belakang hingga akhirnya meningga dunia di tempat.
Pihak kepolisian mengungkapkan, jasad korban yang bersimbah darah tergeletak di ruang tengah rumah korban.
Setelah menikam Armanu, pelaku yang masih emosi pulang kembali ke rumahnya.
Setibanya di kediamannya, pelaku disebut-sebut terlihat adu mulut dengan ayahnya.
IM yang masih kesal akhirnya membacok ayahnya yang meninggal dunia di Puskesmas Umbulsari.
Sementara paman pelaku (65) dan sang istri (23) juga menjadi korban saat hendak melerai.
Keduanya mendapatkan luka di bagian kepala dan wajah.***
Artikel Terkait
Heboh Kader PSI Dedy Nur Palakka Sebut Jokowi Layak Jadi Nabi, Netizen: Halo Polri, Ini Sudah Penistaan Agama Lho!
Jadi Pembicara di Amerika Serikat, Bupati Gus Fawait Terus Kenalkan Produk Andalan Jember
Nadiem Makarim Siap Beri Klarifikasi atas Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop di Masa Jabatannya Jadi Menteri di Kemendikbud Ristek
Bupati dan Warga Aceh Singkil Tolak Pemindahan 4 Pulau ke Sumatra Utara
Megawati Titip Pesan ke Prabowo: Harap Pemerintahannya Berjalan Baik, Isyarat Rekonsiliasi Politik atau Peringatan Halus?
Profil Dedy Nur Palakka, Kader PSI yang Sebut Jokowi Layak Jadi Nabi, Penulis Buku yang Gagal Nyaleg 2 Kali